Karhutla di Kalbar Memburuk, Sekolah Daring Diperpanjang hingga 4 September

Sedang Trending 54 menit yang lalu
Seorang petani setempat menyemprotkan air untuk mencoba memadamkan kebakaran rimba nan membakar perkebunan kelapa sawitnya di Sungai Putri, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (30/8/2026). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperpanjang penyelenggaraan pembelajaran dari rumah (BDR) alias secara daring bagi peserta didik. Kebijakan tersebut bertindak pada Senin, 31 Agustus hingga Jumat, 4 September 2026.

Keputusan tersebut merujuk pada surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat Nomor 400.3/2810/DIKBUD-C tertanggal 23 Agustus 2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Secara Belajar dari Rumah (BDR)/Daring.

Perpanjangan BDR dilakukan sebagai langkah antisipatif menyusul kondisi kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan Barat nan tetap berada dalam kategori tidak sehat. Kebijakan ini juga bermaksud memastikan keselamatan dan kesehatan seluruh peserta didik di tengah kondisi udara nan kurang baik.

"Kegiatan pembelajaran BDR alias daring tetap dilaksanakan selama lima hari sekolah, ialah mulai 31 Agustus hingga 4 September 2026," kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri.

Umat Islam bermohon usai melaksanakan Shalat Istisqa di pelataran Masjid Raya Mujahidin, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (29/8/2026). Foto: Jessica Wuysang/ANTARA FOTO

Kebijakan tersebut juga didasarkan pada hasil pemantauan kualitas udara di wilayah Kalimantan Barat berasas info dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat.

Dalam surat pemberitahuan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat menegaskan bahwa kondisi kualitas udara nan berada dalam kategori tidak sehat memerlukan langkah pencegahan dan perlindungan terhadap kesehatan serta keselamatan peserta didik.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan