Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo datang dalam aktivitas peresmian 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI Angkatan Darat oleh Presiden Prabowo Subianto, Kamis (13/8).
Sigit menyampaikan Prabowo datang secara virtual untuk memberikan semangat kepada seluruh personel TNI-Polri dalam melanjutkan pengabdian dan memperkuat sinergi mendukung pembangunan serta konektivitas masyarakat.
"Kami izin melaporkan bahwa Polri telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya, nan tersebar di 30 Polda, dengan rincian 874 unit telah selesai, 17 unit dalam tahap pembangunan, dan 4 unit dalam tahap perencanaan," ujar Sigit.
Menurut Sigit, 874 jembatan nan telah selesai dibangun, mempunyai total panjang 19,2 kilometer, menghubungkan 1.314 desa, dan memberikan faedah bagi 2 juta orang, mulai dari anak sekolah, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum.
Ia melanjutkan, dari jumlah tersebut, 145 jembatan dibangun di wilayah Polda Banten, dengan total panjang 3 kilometer, menghubungkan 203 desa, dengan penerima faedah sebanyak 500 ribu jiwa. "Hal ini menjadikan Banten sebagai Polda dengan jumlah pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi terbanyak di antara Polda lainnya," katanya.
Selain Banten, menurut Sigit, pembangunan dan revitalisasi juga dilaksanakan secara masif pada beragam wilayah, di antaranya Polda Jawa Barat sebanyak 137 jembatan, Polda Riau 110 jembatan, Polda Jawa Tengah 86 jembatan, dan Polda Sumatera Selatan 81 jembatan, serta diikuti Polda-Polda lainnya dengan rata-rata pembangunan 20 s.d. 30 jembatan di setiap wilayah.
"Perlu kami laporkan, bahwa Polri juga telah membangun 39 jembatan untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak musibah di Pulau Sumatera. 6 di antaranya merupakan Jembatan Bailey. 4 unit di Provinsi Aceh dan 2 unit di Provinsi Sumatera Barat. Hal tersebut guna memulihkan akses masyarakat, memperlancar mobilitas, serta menghubungkan kembali wilayah-wilayah terdampak bencana," ujar Sigit.
Secara khusus, kata Sigit, aktivitas peresmian hari ini dipusatkan di Jembatan Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Jembatan ini menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari nan memberikan faedah langsung kepada 8.000 jiwa.
"Kami juga menyalurkan 7.500 paket sembako, 1.000 paket tas pelajar, 140 buah kacamata gratis, perpanjangan SIM cuma-cuma bagi 81 pengemudi ojek online, serta menyelenggarakan Bakti Kesehatan. Hal ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk memberikan faedah nan lebih luas dan langsung dirasakan masyarakat di sekitar letak peresmian," ujar Sigit.
Ia melanjutkan, "Kami berambisi pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat, melalui kelancaran pengedaran hasil pertanian dan perdagangan, kemudahan akses para pelajar menuju sekolah, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di perdesaan."
"Kami menyadari beragam upaya nan telah dilakukan tetap jauh dari kata sempurna. Untuk itu, kami senantiasa memohon pengarahan dan pengarahan Bapak Presiden agar setiap langkah pengabdian Polri semakin tepat dan memberikan faedah bagi bangsa dan negara. Polri terus berkomitmen untuk senantiasa datang dan membersamai masyarakat," ujar Sigit.
"Hal tersebut sejalan dengan pengarahan Bapak Presiden pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80, bahwa 'Polisi kita lahir dari rakyat, kudu selalu menjadi polisi rakyat.' Pesan Bapak Presiden senantiasa menjadi pedoman bagi kami untuk terus memberikan pengabdian terbaik agar terciptanya sosok 'Polri untuk Masyarakat'," kata Sigit.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·