Mahasiswa di Makassar Pura-pura Diculik, Minta Tebusan Rp90 Juta

Sedang Trending 46 menit yang lalu

Makassar, CNN Indonesia --

Polisi menangkap seorang mahasiswa berinisial EE (23) setelah merekayasa penculikan dirinya dengan meminta tebusan Rp 90 juta.

Aksi tersebut membikin kedua orang tuanya panik mendengar kabar anaknya diculik orang tak dikenal.

"Iya, laki-laki nan mengaku diculik telah kita amankan," kata Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala, Kamis (13/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus ini bermulai ketika orang tua pelaku tidak bisa menghubungi anaknya EE. Kemudian mereka cemas setelah menerima pesan dari seseorang nan mengaku menyekap EE lantaran persoalan utang piutang sebesar Rp 90 juta dengan ancaman bakal dibunuh jika duit tersebut tidak disiapkan.

Kedua orang tua pelaku pun melaporkan kasus ini ke polisi, Jumat (7/8).

"Jadi kasus ini tentang adanya peristiwa di mana anaknya nan seorang mahasiswa lenyap kontak dengan orang tuanya, sehingga dilakukan penyelidikan," ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kata Sangkala pihaknya tidak menemukan adanya unsur penyekapan alias penculikan sebagaimana nan dilaporkan oleh orang tua pelaku setelah menerima pesan tersebut.

"Setelah dilakukan pendalaman, ditemukan kebenaran bahwa nan melakukan pengancaman bahwa anak itu diculik dan sebagainya adalah korban sendiri. Jadi dia sendiri nan membikin suatu sandiwara dengan argumen untuk bisa mendapatkan duit dari orang tuanya," ungkapnya.

Sangkala menerangkan berasas keterangan pelaku bahwa dirinya nekat membikin skenario penculikan tersebut untuk style hidup nan bermewah-mewah, sehingga salah satu argumen agar bisa mendapatkan duit orang tuanya dengan mengaku diculik.

"Jadi pengakuannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kehidupan hedon, sehingga muncul pemikiran untuk mendapatkan duit dari orang tuanya dengan langkah memeras modus berpura-pura dia sementara diculik dan disekap," jelasnya.

Saat ini, kata Sangkala pelaku telah diamankan dan sementara tetap dalam pemeriksaan lebih lanjut.

(mir/gil)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional