
Ilustrasi kapal tenggelam (Foto: Ist)
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyampaikan 23 Warga Negara Indonesia (WNI) sukses dievakuasi dari kecelakaan kapal di perairan barat Pulau Pangkor. Adapun kecelakaan ini dilaporkan terjadi pada 11 Mei 2026.
"Otoritas SAR dan Polis Maritim Malaysia telah menyelamatkan 23 WNI nan terdiri atas 16 laki-laki dan 7 perempuan, berumur antara 21 hingga 48 tahun," kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, Selasa (12/5/2026).
Ia menambahkan seluruh korban selamat telah dibawa ke Markas Operasi Pasukan Polis Marin Kampung Acheh, Perak, untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara operasi pencarian oleh otoritas Malaysia terhadap penumpang nan diduga tetap lenyap terus dilakukan. Ia menyebut tetap ada belasan penumpang nan diduga hilang.
"Berdasarkan info sementara, terdapat sekitar 14 orang nan tetap dalam pencarian," ujarnya.
Heni mengatakan, Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur (KBRI Kuala Lumpur) telah berkoordinasi dengan Polis Maritim Malaysia mengenai penanganan para WNI korban kecelakaan. KBRI juga bakal memberikan fasilitasi kekonsuleran dan arsip perjalanan bagi para WNI sesuai kebutuhan.
Berdasarkan info nan diperoleh, kapal tradisional tersebut mengalami kecelakaan ketika membawa sejumlah penduduk asing. Para penumpang diduga bakal memasuki wilayah Malaysia untuk tujuan bekerja.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·