Kapal Perang Dunia II Bangkit dari Dasar Sungai, Disambangi Warga

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Kekeringan ekstrem menyingkap buntang kapal uap berumur 113 tahun di Sungai Sava, Serbia, nan tenggelam tiga kali sejak era Perang Dunia II.

Tampilan dari drone nan memperlihatkan orang-orang melangkah di dekat buntang kapal perang Jerman dari Perang Dunia II nan muncul ke permukaan akibat surutnya air Sungai Danubeyang disebabkan oleh kekeringan dan suhu panas ekstremdi dekat Prahovo, S

Bangkai kapal uap nan dibangun lebih dari 100 tahun lampau pada masa Kekaisaran Austro-Hungaria muncul ke permukaan Sungai Sava di Serbia. Bangkai kapal tersebut terlihat setelah kekeringan berkepanjangan menyebabkan permukaan air sungai turun hingga mencapai rekor terendah. (REUTERS/Marko Djurica)

Seorang gadis melompat saat orang-orang turun dari perahu menuju gosong pasir di samping buntang kapal perang Jerman dari Perang Dunia II—yang muncul ke permukaan akibat surutnya air Sungai Danube lantaran kekeringan dan suhu panas ekstrem—di dekat Prahovo, Serbia, pada 13 Agustus 2026.

Warga setempat memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengunjungi buntang kapal. Sejumlah orang apalagi terlihat melangkah di sekitar kapal dan menggelar piknik di area nan biasanya tertutup air. (REUTERS/Marko Djurica)

Zoran Lovric, seorang nelayan setempat, berdiri di dekat buntang kapal perang Jerman dari Perang Dunia II nan muncul ke permukaan akibat surutnya air Sungai Danube—yang disebabkan oleh kekeringan dan suhu panas ekstrem—di dekat Prahovo, Serbia, pada 13 Agustus 2026.

Kapal tunda berkekuatan uap itu dibangun pada 1913 di Budapest dengan nama "Vag". Kapal tersebut kemudian berganti nama menjadi "Slovenac" dan mempunyai sejarah panjang serta dramatis selama Perang Dunia II. (REUTERS/Marko Djurica)

Seorang laki-laki berdiri di atas kapal perang Jerman dari Perang Dunia II nan tenggelam dan sekarang muncul ke permukaan akibat surutnya air Sungai Danube—yang disebabkan oleh kekeringan dan suhu panas ekstrem—di dekat Prahovo, Serbia, pada 13 Agustus 2026.

Profesor sejarah Aleksandar Zivoti mengatakan kapal tersebut sempat dikuasai dan digunakan oleh Nazi Jerman sebelum tenggelam pada 1944. Bangkai kapal kemudian diangkat oleh pihak musuh dari Yugoslavia, tetapi kembali tenggelam tidak lama setelahnya. (REUTERS/Marko Djurica)

Seorang laki-laki berdiri di atas kapal perang Jerman dari Perang Dunia II nan tenggelam dan sekarang muncul ke permukaan akibat surutnya air Sungai Danube—yang disebabkan oleh kekeringan dan suhu panas ekstrem—di dekat Prahovo, Serbia, pada 13 Agustus 2026.

Kapal itu kembali diangkat dari sungai dan digunakan oleh pasukan Yugoslavia hingga minggu-minggu terakhir perang. Namun, kapal tersebut akhirnya menabrak ranjau dan tenggelam untuk ketiga kalinya sekaligus menjadi nan terakhir. (REUTERS/Marko Djurica)

Seorang wanita berdiri di atas kapal perang Jerman dari Perang Dunia II nan tenggelam dan sekarang muncul ke permukaan akibat surutnya air Sungai Donau—yang disebabkan oleh kekeringan dan suhu panas ekstrem—di dekat Prahovo, Serbia, pada 13 Agustus 2026.

Menurut Zivoti, bagian-bagian kapal sebenarnya kerap terlihat ketika permukaan Sungai Sava surut. Namun, kekeringan ekstrem tahun ini membikin bagian buntang kapal nan muncul jauh lebih banyak dibandingkan sebelumnya, termasuk bagian interiornya. (REUTERS/Marko Djurica)

Tampilan dari drone nan memperlihatkan seorang laki-laki berdiri di dekat buntang kapal perang Jerman dari Perang Dunia II nan muncul ke permukaan akibat surutnya air Sungai Danube—yang disebabkan oleh kekeringan dan suhu panas ekstrem—di dekat Prahovo, Serbia, pada 13 Agustus 2026.

Musim panas nan sangat panas dan kering menyebabkan sebagian besar wilayah Eropa Tengah dilanda kekeringan nan memecahkan rekor. Penurunan drastis permukaan air sungai tidak hanya menyingkap buntang kapal, tetapi juga reruntuhan dan sejumlah peledak nan belum meledak. (REUTERS/Marko Djurica)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News