Musisi Juan Reza seusai tampil di Primaria Fest 2026 pada Sabtu (21/8).(Dok. MI)
MUSISI Juan Reza menilai musik dari Indonesia Timur sekarang telah melahirkan identitas tersendiri nan tidak lagi terpaku pada satu aliran tertentu. Ditemui seusai tampil di Primaria Fest 2026 pada Sabtu (21/8), Juan menyebut perkembangan musikalitas dari wilayah tersebut telah bergeser dari akar hip-hop murni menjadi warna musik baru nan khas.
Menurut Juan, meski hip-hop menjadi fondasi awal, para musisi Timur sekarang lebih berani memadukan unsur budaya lokal dengan beragam aliran lain. "Emang dulu hip-hop, tapi lantaran kita ambil style bermainnya dan dimasukkan ke warna kultur Timur, jadi kita bikin warna sendiri, bukan hip-hop lagi," ujarnya.
Karakter musik Timur saat ini dinilai lebih terbuka dan fleksibel. Unsur pop, remix, hingga musik dansa dapat melebur selama menghasilkan irama nan membujuk pendengar bergerak. Juan menegaskan bahwa kekuatan utama musik ini terletak pada kemampuannya membikin pendengar merasa senang dan mau bergoyang.
Pesatnya perkembangan ini terbukti dengan banyaknya karya musisi Timur nan mulai menarik perhatian audiens internasional. Juan memandang kejadian ini sebagai momentum besar untuk memperkenalkan karakter musik Indonesia ke kancah global. "Perkembangannya sangat melesat dan meroket. Bisa sampai ke luar negeri, kita membawa nama Indonesia juga," tambahnya.
Salah satu karya nan sukses di pasaran adalah "Tabola Bale". Kesuksesan tersebut sekarang tengah dipersiapkan kelanjutannya melalui sekuel "Tabola Bale 2". Juan membocorkan bahwa karya terbaru ini bakal mengusung konsep visual nan lebih bercerita dibandingkan lagu pertamanya.
"Di lagu Tabola Bale pertama enggak ada ceritanya. Tapi jika Tabola Bale kedua, ada sosok Maimun nan kita tampilkan di layar kaca," ungkap Juan. Meski ada pembaruan konsep, dia memastikan unsur bahasa Padang tetap dipertahankan sebagai karakter khas.
Dalam proyek sekuel ini, Juan juga menggandeng kolaborator baru. Jika sebelumnya dia bekerja sama dengan Diva, kali ini dia bekerja-sama dengan Shofi untuk memberikan nuansa nan berbeda namun tetap dalam koridor musik nan sama.
Juan optimistis musik Timur bakal terus memperkuat lama di industri musik tanah air. Baginya, keberagaman aliran dan karakter musik nan dekat dengan budaya masyarakat menjadi kekuatan utama. "Selamanya, Pak. Karena orang Indonesia suka goyang," pungkasnya. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·