
Carlo Pernat menilai langkah Jorge Martin juara bumi MotoGP 2026 dengan modal konsistensi seperti 2024 tidak bakal berfaedah (Foto: Facebook/MotoGP)
PENGAMAT MotoGP, Carlo Pernat, tak sependapat dengan kemauan Jorge Martin juara bumi tapi hanya bermodal konsistensi finis di lima besar. Jurus tersebut tak lagi berguna.
Saat ini, Martin tetap berkuasa di puncak klasemen MotoGP 2026 dengan torehan 256 poin. Ia unggul hingga 19 nomor dari Marc Marquez usai MotoGP Aragon 2026 pekan lalu.
Jorge Martin mencium trofi juara bumi MotoGP 2024 (Foto: Instagram/@laliga)
Martinator sempat mengatakan mau mengulangi performanya saat juara bumi MotoGP 2024. Ketika itu, dia kalah jumlah kemenangan dari Francesco Bagnaia tapi cukup konsisten finis di podium.
1. Francesco Bagnaia
Menurut Pernat, jurus tersebut hanya efektif jika berhadapan dengan satu orang rival saja, dalam perihal ini Bagnaia. Sementara, di MotoGP 2026, ada dua musuh besar ialah Marco Bezzecchi dan Marquez.
“Martin jadi juara bumi (saat) melawan Bagnaia (dengan cara) finis di depan, tentu. Tapi, dia hanya menghadapi Bagnaia,” kata Pernat, disitat dari Motosan, Senin (7/9/2026).
“Sekarang, dia berkompetisi untuk juara bumi (MotoGP 2026) melawan Bezzecchi dan Marquez,” tegas laki-laki berkebangsaan Italia tersebut.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin Sport lainnya
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·