Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Jum'at, 03 April 2026 |02:02 WIB

Jenderal Kopassus Turun Tangan hingga Kerahkan Pasukan Usai Gempa Besar M7,6 di Bitung
JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan prajurit usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 nan mengguncang wilayah Provinsi Sulawesi Utara, pada Kamis, 2 April 2026.
Prajurit Kodam XIII/Merdeka, TNI bergerak sigap memberikan support kepada pemerintah wilayah dalam penanganan akibat bencana gempa Bitung.
Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, menegaskan bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat.
“Kami telah mengerahkan personel di wilayah terdampak untuk membantu proses penanganan pasca gempa. Mulai dari evakuasi, pembersihan, hingga pendataan kerusakan dilaksanakan secara terpadu,” ujar Miza.
Dikatakannya, jejeran Korem 131/Santiago, dikerahkan ke sejumlah wilayah terdampak, khususnya di Kota Manado dan Kota Bitung.
‘’Berbagai upaya dilakukan, mulai dari pemindahan korban, pendataan kerusakan, pembersihan puing-puing bangunan, hingga membantu masyarakat nan terdampak secara langsung,’’kata dia.
Jenderal Kopassus ini menambahkan, untuk wilayah Kota Manado, satu Satuan Setingkat Peleton (SST) campuran dari Korem 131/Santiago berbareng personel dari Kodim 1309/Manado diterjunkan dalam proses pemindahan korban serta pembersihan material gedung nan rusak, termasuk di sekitar Gedung GOR KONI Sario.
‘’Selain itu, personel juga turut membantu penduduk nan rumahnya mengalami kerusakan akibat guncangan gempa,’’ujarnya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·