
Pemain Persebaya Surabaya, Pedro Matos. (Foto: Instagram/pedro.matos93)
SURABAYA – Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dipastikan bakal membara saat Persebaya Surabaya menjamu Dewa United dalam lanjutan Super League 2025-2026, Minggu 1 Februari 2026. Penyerang jagoan Bajul Ijo, Pedro Matos, mengaku sudah tidak sabar untuk memberikan pembuktian di depan publik Surabaya demi melanjutkan tren positif timnya.
Skuad Bajul Ijo saat ini sedang dalam performa cukup baik. Hal itu ditandai dengan keberhasilan mereka nan baru saja menang telak 3-0 atas PSIM Yogyakarta. Laga tersebut berjalan di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu 25 Januari 2026 lalu.
Laga Persebaya melawan Dewa United bakal sangat spesial untuk Pedro lantaran ini bakal menjadi laga perdananya di Gelora Bung Tomo. Dia pun bakal berupaya memberikan kontribusi terbaiknya demi mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
1. Energi Bonek Jadi Kunci Agresivitas
Pemain kelahiran 1998 itu menilai kehadiran suporter dapat menjadi aspek pembeda dalam pertandingan krusial seperti ini. Dia berambisi tekanan dari tribun bisa membikin Persebaya lebih percaya diri dan garang dalam menekan pertahanan musuh sejak menit awal.
Pedro Matos. (Foto: Instagram/pedro.matos93)
“Saya sangat menantikan bermain di GBT. Banyak orang mengatakan atmosfernya luar biasa. Dukungan Bonek dan Bonita pasti bakal memberi daya tambahan bagi kami,” kata Pedro dilansir dari laman Persebaya, Kamis (29/1/2026).
Saat ini Persebaya menempati posisi keenam klasemen Super League dengan mengumpulkan 31 poin. Poin tersebut diraih dari hasil delapan kemenangan, tujuh kali imbang, dan tiga kekalahan dari 18 laga nan telah dijalani.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·