Jelang Munas-Konbes NU, PBNU Sowan Minta Restu Kiai Huda Ploso Kediri

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai mematangkan persiapan menjelang gelaran Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026.

Jajaran petinggi PBNU turun langsung meninjau kesiapan Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, nan ditunjuk sebagai tuan rumah, Sabtu (6/6).

Pertemuan nan berjalan hangat tersebut dihadiri langsung oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Wakil Rais Aam PBNU KH Anwar Iskandar, dan Rais Syuriah PBNU KH Prof M Nuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekretaris Jenderal PBNU, KH Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengungkapkan kehadiran rombongan kali ini adalah untuk meninjau kesiapan serta menyampaikan apresiasi dan memohon angan restu dari pengasuh Ponpes Al Falah Ploso, KH Nurul Huda Djazuli.

"Tadi Rais Aam menyampaikan terima kasih kepada Kiai Nurul Huda Djazuli dan seluruh family besar Pondok Pesantren Al Falah Ploso. Beliau juga memohon angan restu kepada Kiai Huda Djazuli agar Munas dan Konbes melangkah lancar, menghasilkan keputusan nan baik, dan penuh keberkahan," kata Gus Ipul dalam keterangannya, Minggu (7/6).

Gus Ipul menegaskan, kunjungan ini tidak sekadar meninjau kesiapan teknis dan akomodasi di lapangan. Restu dari ustadz kharismatik seperti Kiai Huda dinilai menjadi fondasi spiritual nan krusial demi kelancaran agenda besar NU tersebut.

"Kami datang untuk memohon angan dan restu kepada Kiai Nurul Huda Djazuli. Semoga Munas dan Konbes NU dapat melangkah lancar, penuh keberkahan, dan menghasilkan keputusan-keputusan terbaik untuk jam'iyah Nahdlatul Ulama," ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, PBNU berterima kasih atas kesiapan sarana dan prasarana nan disediakan oleh pihak pesantren. Gus Ipul memuji soliditas family besar Ponpes Al Falah, mulai dari jejeran pengasuh hingga para santri, nan bahu-membahu mempersiapkan letak acara.

"Kami sungguh berterima kasih lantaran Pesantren Ploso telah siap mendukung penyelenggaraan Munas dan Konbes. Dukungan ini tentu sangat berfaedah bagi PBNU sebagai penyelenggara," tutur Gus Ipul.

"Kami berterima kasih kepada seluruh pengasuh, para gus, pengurus, dan para santri nan telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Ini menunjukkan semangat khidmah dan kebersamaan nan luar biasa," tambahnya.

Gayung bersambut, PBNU mengonfirmasi bahwa KH Nurul Huda Djazuli telah memberikan restu dan angan demi kesuksesan aktivitas tersebut.

"Alhamdulillah, Kiai Nurul Huda Djazuli juga mendoakan agar Munas dan Konbes NU melangkah lancar dan penuh berkah. Ini menjadi bekal jiwa nan sangat krusial bagi kami," ungkapnya.

Munas Alim Ulama dan Konbes NU sendiri dijadwalkan berjalan pada 20-22 Juni 2026. Forum ini diproyeksikan menjadi batu loncatan krusial untuk menggodok keputusan strategis organisasi, sekaligus mematangkan persiapan menuju Muktamar NU nan bakal digelar pada Agustus 2026 mendatang.

"Kami berambisi seluruh rangkaian Munas dan Konbes melangkah lancar, sukses, dan penuh keberkahan. Semoga forum ini menjadi jalan kebaikan bagi NU, umat, bangsa, dan negara," pungkas Gus Ipul.

(frd/gil)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional