Amerika vs Australia : Pochettino Puji Kedewasaan Pemain 

Sedang Trending 1 jam yang lalu
 Pochettino Puji Kedewasaan Pemain  Pelatih Timnas Amerika Serikat Mauricio Pochettino(Instagram/@pochettino)

PELATIH timnas Amerika Serikat Mauricio Pochettino percaya anak asuhnya tidak bakal hanyut dalam gelombang euforia. Tim tersebut memastikan tiket ke fase gugur Piala Dunia 2026 setelah laga Amerika vs Australia nan berhujung dengan skor 2-0 pada laga kedua Grup D di Seattle, Sabtu (20/6) awal hari. Kemenangan tersebut lahir melalui gol bunuh diri musuh dan sundulan Alex Freeman Menurut pembimbing asal Argentina itu, skuadnya memiliki kedewasaan nan cukup untuk tetap konsentrasi mengejar sasaran nan lebih besar.

Hasil dari Amerika vs Australia, membuat AS mencatatkan dua kemenangan beruntun di fase grup, sesuatu nan terakhir kali mereka lakukan pada Piala Dunia 1930. Sebagai tuan rumah berbareng bersama Kanada dan Meksiko, laju meyakinkan the Stars and Stripes langsung memantik optimisme besar dari publik sepak bola Negeri Paman Sam.

Meski demikian, Pochettino menegaskan timnya belum boleh berpuas diri. Dia mau para pemain menjaga standar nan sama saat menghadapi Turki pada laga terakhir grup.

Mantan pembimbing Tottenham Hotspur dan Paris Saint-Germain itu menilai para pemainnya mempunyai kapabilitas untuk mengendalikan ekspektasi nan terus membesar.

"Kami kudu konsentrasi pada pertandingan berikutnya. Kami mau datang dengan kondisi nan sama baiknya seperti saat menghadapi dua laga sebelumnya," kata Pochettino.

"Bagi saya, tingkat kepintaran para pemain di skuad ini berada jauh di atas rata-rata. Mereka tahu gimana menyikapi situasi seperti ini," katanya.

Pochettino menambahkan, keberhasilan lolos ke fase gugur justru kudu menjadi motivasi untuk terus berkembang.

Meski demikian, Pochettino belum memastikan apakah bakal melakukan rotasi pemain saat menghadapi Turki. Dia mengakui sejumlah pemain mulai mengalami kelelahan, baik secara bentuk maupun mental.

"Kami memandang banyak pemain nan kelelahan pada babak pertama pertandingan terakhir. Namun tetap terlalu awal membicarakan keputusan untuk laga melawan Turki," ujarnya.

Di tengah meningkatnya angan publik terhadap kesempatan Amerika Serikat melangkah jauh di turnamen ini, Pochettino juga memberikan apresiasi kepada para pendukung nan memenuhi stadion di Seattle. Seusai pertandingan, para suporter menyanyi berbareng mengiringi seremoni kemenangan para pemain.
Atmosfer tersebut apalagi membuatnya terkenang pada Argentina, negara nan dikenal mempunyai kultur sepak bola nan sangat kuat.

(AFP/H-4)
 

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia