Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Kamis, 12 Maret 2026 |17:14 WIB

Jelang Lebaran, Pemerintah Siapkan 6.859 Masjid Ramah Pemudik
JAKARTA — Pemerintah dalam perihal ini Kementerian Agama menyiapkan sebanyak 6.859 Masjid Ramah Pemudik nan tersebar di beragam jalur mudik di seluruh Indonesia. Program ini bermaksud memberi jasa bagi masyarakat nan melakukan perjalanan pulang kampung pada libur Lebaran 2026.
Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i, mengatakan, Program ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama memperluas kegunaan masjid sebagai pusat pelayanan masyarakat.
Kementerian Agama mau menghidupkan kembali peran masjid agar tidak hanya digunakan untuk aktivitas ibadah rutin, tetapi juga memberikan faedah nan lebih luas bagi masyarakat.
“Kita mau mengubah wajah masjid nan selama ini terkesan hanya dibuka untuk penyelenggaraan shalat lima waktu. Masjid kudu kembali pada fungsinya memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wamenag, Kamis (12/3/2026).
Dia menjelaskan, Kementerian Agama telah menyiapkan ribuan masjid di beragam wilayah untuk memberikan jasa bagi para pemudik nan melintasi jalur mudik nasional.
“Kementerian Agama telah merumuskan jasa bagi para pemudik nan bakal dilaksanakan oleh masjid-masjid di seluruh Indonesia, sebanyak 6.859 masjid,” ujarnya,
Keberadaan masjid di sepanjang jalur mudik dapat menjadi tempat singgah nan kondusif dan nyaman bagi para musafir selama perjalanan menuju kampung halaman.
Selain itu, pengelola masjid juga diharapkan menyediakan akomodasi pengisian daya baterai ponsel dan perangkat komunikasi, pusat info bagi pemudik, serta air minum dan makanan ringan.
“Masjid tidak hanya menjadi tempat salat, tetapi juga tempat singgah nan memberikan beragam kemudahan bagi para pemudik,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, program Masjid Ramah Pemudik merupakan corak kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat nan sedang melakukan perjalanan mudik.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·