Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, menyebut kehadiran TNI dan Polri di Papua bermaksud untuk melindungi masyarakat setempat.
Hal ini disampaikan merespons sejumlah kejadian penembakan nan terjadi hingga menyebabkan sejumlah masyarakat sipil tewas.
“Apa nan dilakukan oleh Polri dan TNI di Papua itu adalah memberikan perlindungan kepada masyarakat kita di situ,” ujar Djamari di instansi Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (8/5).
Ia menyoroti kejadian nan kerap terjadi di area Yahukimo, Papua. Djamari mengeklaim, sudah ada langkah-langkah nan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya perihal tersebut.
“Bahwa terjadi hal-hal nan terjadi seperti di Yahukimo, itu juga Panglima TNI sudah melakukan langkah-langkah nan tepat agar tidak bertambah lagi korban-korban itu,” terangnya.
“Korban itu jatuh juga lantaran ada hal-hal lain nan perlu kita perhatikan,” lanjutnya.
Djamari menjelaskan, pada dasarnya tidak ada perubahan pola pendekatan dari TNI dalam upaya berurusan dengan OPM. Namun, peningkatan perlu dilakukan.
“Jadi, jika pola (pendekatan) tidak berubah, tapi peningkatan pola ini ditentukan oleh Panglima TNI dan Kapolri, (tujuannya) untuk memberikan ketenteraman di masyarakat,” jelas Djamari.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·