Jelang HUT ke-81 RI dan Sidang Tahunan, Pimpinan MPR Ziarah ke Makam Bung Hatta

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ketua MPR Ahmad Muzani berbareng tiga putri Bung Hatta berkunjung ke Makam Bung Hatta di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) berkunjung ke makam Wakil Presiden pertama RI Mohammad Hatta sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Turut datang dalam agenda kunjungan tersebut, ketiga putri Bung Hatta ialah Meutia Farida Hatta, Gemala Rabi’ah Hatta, dan Halida Nuriah Hatta. Sementara itu, Muzani turut didampingi Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Rusdi Kirana, dan Lestari Moerdijat.

Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan, kunjungan tersebut merupakan corak penghormatan terhadap jasa dan pemikiran Bung Hatta nan dinilai mempunyai kontribusi besar dalam perjalanan bangsa.

“Alhamdulillahirabbilalamin, pada sore hari ini ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia bisa berkunjung ke makam proklamator kita, Doktor Mohammad Hatta. Setelah pada sebelumnya kita berkunjung ke makam proklamator Insinyur Soekarno di Blitar, dan hari ini kita sampai di makam Bung Hatta,” kata Muzani di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (7/8).

Muzani menegaskan, Bung Hatta mempunyai peran krusial dalam sejarah berdirinya Republik Indonesia maupun pengakuan kedaulatan Indonesia di mata dunia.

“Bung Hatta adalah orang nan sangat krusial dalam sejarah pendirian Republik Indonesia dan dalam sejarah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia. Beliau lah nan menandatangani Konferensi Meja Bundar tahun '48, nan kemudian melahirkan pengakuan kedaulatan kepada Republik Indonesia,” ujarnya.

Selain dikenal sebagai salah satu Proklamator Kemerdekaan berbareng Soekarno, menurut Muzani, Bung Hatta juga merupakan tokoh nan meletakkan dasar sistem perekonomian nasional.

“Beliau lah nan juga salah satu proklamator berbareng Bung Karno nan ketika itu disebut Dwi Tunggal. Beliau juga nan merancang perekonomian kita. Pasal 33, Pasal 34 adalah bagian dari nan menjadi konsen beliau. Beliau lah nan merancang perekonomian berasas atas asas kekeluargaan nan kemudian berbentuk koperasi, sehingga beliau disebut Bapak Koperasi Indonesia,” ucapnya.

Ketua MPR Ahmad Muzani berbareng tiga putri Bung Hatta berkunjung ke Makam Bung Hatta di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Muzani menilai gagasan-gagasan Bung Hatta tetap relevan hingga kini, terutama dalam menghadapi perkembangan ekonomi nasional.

“Masih banyak sederet lagi pemikiran-pemikiran beliau nan sampai sekarang tetap sangat relevan dalam perkembangan perekonomian nasional kita,” tuturnya.

Karena itu, kata dia, kunjungan nan dilakukan menjadi bagian dari upaya menghormati para pendiri bangsa sekaligus mengingat kembali nilai-nilai perjuangan nan diwariskan kepada generasi penerus.

“Sebagai bentuk penghormatan atas semua itu, hari ini ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat berkunjung sebagai bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia nan ke-81, nan bakal diawali dengan Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Sidang Bersama DPR dan DPD pada hari Jumat tanggal 14 Agustus 2026,” katanya.

“Kami mengucapkan terima kasih nan sebesar-besarnya kepada family besar Bapak Mohammad Hatta dan Ibu Rahmi Hatta, ialah putri-putri beliau nan hari ini mendampingi kami, ialah Ibu Meutia Farida Hatta, Ibu Gemala Rabi’ah Hatta, dan Ibu Halida Nuriah Hatta nan hari ini berbareng kami,” sambungnya.

Ia berambisi semangat dan pemikiran Bung Hatta tetap menjadi pedoman dalam membangun Indonesia ke depan.

“Semangat, gelora, dan cita-cita pemikiran Bung Hatta tentang Indonesia masa depan tetap terus kita pegang dan kita bakal terus berupaya melakukan apa nan selama ini dilakukan oleh dalam pikiran-pikiran Mohammad Hatta," kata Muzani.

"Mudah-mudahan kunjungan hari ini menjadi bagian dari upaya kita untuk menghormati semua pemikiran para pendahulu bangsa kita, dan pemikiran-pemikiran nan dulu diberikan oleh beliau dan para pendiri bangsa lain menjadi sebuah keberkahan bagi masa depan bangsa Indonesia dan masa depan generasi-generasi nan bakal datang,” lanjut dia.

Ketua MPR Ahmad Muzani berbareng tiga putri Bung Hatta berkunjung ke Makam Bung Hatta di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Sementara itu, putri sulung Bung Hatta, Meutia Hatta, mengaku terkesan atas kunjungan ketua MPR nan berkunjung ke makam ayahnya menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI.

“Bapak Muzani, ketua MPR dan jejeran seluruhnya nan hari ini telah datang berkunjung ke makam ayahanda kami dalam rangka peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan bulan Agustus ini. Kami bertiga mengucapkan terima kasih nan sebesar-besarnya dan juga atas nama putra anak-anak kami, anak cucu dari Bung Hatta dan Ibu Rahmi Hatta,” tuturnya.

Meutia mengatakan, kunjungan tersebut menjadi momen nan sangat berkesan bagi family Bung Hatta.

“Saya atas nama family juga tadi mengatakan, ini baru pertama kalinya menjelang 17 Agustus kami datang ke sini untuk menerima Bapak-Bapak semua, ketua dan Ibu juga dari MPR. Dan ini sungguh sangat mengesankan bagi kami,” kata dia.

Ia juga kembali mengingat kontribusi besar Bung Hatta dalam beragam bidang, tidak hanya sebagai Proklamator dan Bapak Koperasi Indonesia.

“Kalau Bung Hatta memang sebagai Bapak Koperasi, Bapak Perumahan Rakyat, pernah juga menjadi Ketua Umum PMI nan pertama, 16 September 1945. Beliau dan serangkaian lagi ya, kegiatannya nan cemerlang dari Bung Hatta,” ungkap dia.

Meutia menuturkan, selama ini family lebih sering menerima kunjungan para menteri nan datang berkunjung secara terpisah. Karena itu, kehadiran ketua MPR secara bersama-sama mempunyai makna tersendiri bagi keluarga.

“Pada hari-hari itu kami berkunjung kemari menjadi tuan rumah bagi para menteri masing-masing. Tetapi sekarang untuk Bapak berbareng rombongan di sini dan family besar MPR, saya dari ketua sampai semua nan datang di sini, saya kami mengucapkan terima kasih nan sebesar-besarnya,” tutupnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan