Jejak Kampung Bahari yang Dicap Kawasan Rawan Narkoba

Sedang Trending 55 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali melakukan penyergapan mengenai kasus narkoba di Kampung Bahari pada Kamis (13/8).

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Roy Hardy Siahaan menerangkan penyergapan diawali dengan pengejaran bos narkoba berinisial MR.

"Awalnya kita tangkap bosnya ini di sekitar Kampung Bahari, kemudian kita bawa ke dalam untuk pengembangan," sebut Roy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penggerebekan tersebut menghadapi perlawanan dari terduga jaringan narkoba nan menembaki petugas dengan petasan dan petasan. Perlawanan itu lampau dibalas petugas dengan tembakan gas air mata.

Ini bukan pertama kalinya Kampung Bahari menjadi sasaran operasi pemberantasan narkoba. Pada November 2025, BNN-Polri apalagi melakukan penyergapan di Kampung Bahari sebanyak dua kali dalam satu pekan.

Sejarah Kampung Bahari nan diduga jadi sarang narkoba

Kampung Bahari terletak di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Walaupun terletak di ibu kota, belum ditemukan catatan sejarah ataupun studi nan betul-betul menceritakan latar belakang Kampung Bahari.

Namun, sebuah studi tahun 2024 menguraikan beberapa asal-usul mengenai sebuah kampung di Tanjung Priok berjulukan Kampung Muara Bahari.

Berdasar penelusuran, Kampung Bahari dan Kampung Muara Bahari merupakan dua area nan berbeda namun saling berdampingan dan berada dalam area nan sama di Kelurahan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dalam jurnal berjudul Implementasi Kebijakan Khusus oleh Polres Metro Jakarta Utara dan BNN Jakarta Utara terhadap Kampung Muara Bahari diungkap wilayah tersebut disebutkan sebagai sebuah rawa-rawa, namun berubah menjadi bangunan-bangunan liar dan permukiman padat penduduk.

Kampung Muara Bahari dikatakan sebagai rumah bagi banyak nelayan. Saat itu, narkoba digunakan sebagai penjaga stamina lantaran tuntutan kerja nan ekstrem. Seiring berjalannya waktu, narkoba menjadi produk nan diperjualbelikan lantaran dianggap membawa untung acapkali lipat dan lebih irit waktu serta tenaga.

Konon, kebiasaan ini semakin langgeng akibat adanya pernikahan keturunan bandar dan perintah orang tua agar anak menjadi kurir narkoba.

Studi nan berbeda, berjudul Ketahanan Sosial Masyarakat di Kawasan Rawan Narkotika Studi Kasus di Kampung Muara Bahari Tanjung Priok Jakarta Utara (2021) lebih menyorot aspek lokasi.

Lokasi Kampung Muara Bahari menjadi semakin rawan lantaran dekat dengan stasiun, terminal, dan pelabuhan Tanjung Priok, serta dilewati akses tol Bandara Soekarno-Hatta.

Kampung Muara Bahari juga termasuk dalam titik area rawan dan rentan narkoba. Status ini didasarkan dari Buku Petunjuk Teknis Indeks Keterpulihan Kawasan Rawan Narkoba di Indonesia nan diterbitkan BNN pada 2019.

Sejumlah program intervensi telah dilaksanakan di wilayah setempat oleh pemerintah, abdi negara keamanan, swasta, hingga komunitas. Pada 2021, terdapat upaya dari kepolisian untuk mengubah Kampung Bahari menjadi Kampung Tangguh Bebas Narkoba.

Pada 2025, BNN juga melaksanakan Pencanangan Pemulihan Kampung Harapan Bersinar (Bersih Narkoba) untuk masyarakat Kampung Muara Bahari. Program ini dibentuk sebagai upaya penanggulangan narkotika nan komprehensif dan berkelanjutan.

(mou/isn)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional