Jakarta -
Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 nan mengusung tema nasional 'Saatnya Beraksi untuk Iklim', PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung program strategis pemerintah untuk mitigasi perubahan iklim.
Langkah ini selaras dengan sasaran nasional Indonesia dalam mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Sebagai developer dan operator jalan tol terbesar di Indonesia, Jasa Marga mengintegrasikan kebijakan berwawasan lingkungan ke dalam seluruh aktivitas operasional perusahaan.
Adapun kontribusi Jasa Marga diwujudkan secara konkret melalui pemantauan dan peringatan awal cuaca ekstrem, penguatan prasarana tahan bencana, penyediaan ruang terbuka hijau, hingga penggunaan material jalan tol tahan panas. Selain itu, Perseroan secara masif melakukan pengelolaan dan konservasi air, optimasi penggunaan kendaraan listrik operasional, pemanfaatan panel surya, serta penghematan bahan bakar minyak (BBM) untuk mereduksi emisi karbon secara berkelanjutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa landasan utama dari seluruh aktivitas lingkungan nan dilakukan oleh Jasa Marga diperkuat melalui penyusunan 'Roadmap Net Zero Emission' (NZE). Melalui 'roadmap' tersebut, Jasa Marga telah melakukan kalkulasi emisi 'baseline' serta menyusun skenario NZE jangka panjang nan berfaedah sebagai referensi baku pencapaian sasaran emisi internal perusahaan.
"Penyusunan 'Roadmap' NZE ini merupakan manifestasi dari komitmen Jasa Marga untuk berkedudukan aktif dalam upaya nasional menghadapi krisis suasana global. Kami berupaya memastikan setiap langkah ekspansi operasional nan diambil perusahaan senantiasa melangkah selaras dengan tujuan global," ujar Rivan dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2026).
"Hal ini sekaligus menjadi sarana Jasa Marga Group dalam meningkatkan aspek transparansi serta akuntabilitas tata kelola lingkungan kepada publik. Kami percaya bahwa menghadirkan jasa jalan tol nan aman, nyaman, dan berkeselamatan kudu melangkah beriringan dengan komitmen menjaga ekosistem bumi," imbuh Rivan.
Selanjutnya, komitmen Jasa Marga dalam bertindak untuk suasana juga tercermin dari kompilasi tindakan nyata sepanjang tahun 2025. Sebagai upaya penyeimbangan karbon, Jasa Marga Group telah melakukan penanaman sebanyak 31.130 pohon di beragam wilayah operasional Jasa Marga Group. Sebagai corak keberlanjutan program, upaya ini bakal terus dilakukan Jasa Marga secara konsisten dengan menggencarkan tindakan serupa pada 2026.
Langkah pemenuhan standar lingkungan tersebut membawa kesuksesan dengan bertambahnya raihan sertifikasi Green Toll Road Indonesia menjadi total 4 jalan tol, ialah Jalan Tol Bali Mandara, Jalan Tol Kunciran-Serpong, Jalan Tol Gempol-Pandaan, dan Jalan Tol Pandaan-Malang. Pencapaian ini mencerminkan bentuk kepatuhan terhadap standar pelayanan minimum (SPM) nan berbobot melalui transformasi prasarana secara fungsional sekaligus katalisator bagi restorasi lingkungan sesuai patokan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).
Di samping sertifikasi jalan tol hijau, Jasa Marga juga meraih pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pionir pemasangan turbin angin berupa 'Hybrid Wind Tree' nan dikembangkan di Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi). Turbin angin ini merupakan instalasi berbentuk pohon nan terintegrasi dengan panel surya pertama di jalan tol Indonesia, mengoptimalkan daya angin dan mentari sebagai sumber listrik untuk mendukung operasional akomodasi area jalan tol.
Rivan menambahkan, support Jasa Marga terhadap transisi daya hijau tidak berakhir di internal perusahaan saja. Jasa Marga turut berkomitmen membangun dan menyiapkan ekosistem pendukung nan dapat diakses oleh masyarakat luas.
"Sebagai kontribusi nyata dalam mendukung masyarakat beranjak ke daya bersih, Jasa Marga juga terus mengakselerasi penyediaan prasarana kendaraan listrik di sepanjang koridor jalan tol Jasa Marga Group. Kami juga telah menambah jumlah SPKLU secara masif dan sekarang telah tersedia 144 titik jasa di seluruh rest area Jasa Marga Group. Langkah ini juga melangkah beriringan dengan kebijakan internal kami, salah satunya melalui inisiatif penggunaan kendaraan listrik sebagai armada dinas perusahaan sebagai upaya mengurangi emisi," tambah Rivan.
Lebih lanjut, Rivan menyatakan bahwa kepedulian terhadap krisis suasana sekarang telah ditanamkan sebagai kesadaran berbareng nan mendasar di seluruh lini upaya Jasa Marga Group.
"Kami menyadari sepenuhnya bahwa penyediaan prasarana jalan tol nan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional juga membawa akibat terhadap peningkatan emisi dari aktivitas kendaraan pengguna jalan. Menyadari perihal ini, mitigasi perubahan suasana telah kami integrasikan sebagai tanggung jawab kolektif seluruh insan Jasa Marga di bawah koordinasi langsung Komite Sustainability," tutup Rivan.
Atas komitmen dan kerja keras dalam menjalankan operasional berkepanjangan ini, Jasa Marga sukses menyabet sejumlah penghargaan nasional dan regional. Jasa Marga meraih penghargaan Indonesia Green Awards (IGA) 2026 untuk kategori 'Mengembangkan Pengolahan Sampah Terpadu' di Rest Area Travoy KM 88B Jalan Tol Cipularang. Jasa Marga juga sukses mendapatkan predikat Gold Rank untuk Sustainability Report 2024 pada arena Asia Sustainability Report Rating (ASRRAT) 2025.
Selain itu, Jasa Marga juga memborong tiga penghargaan pada arena Top CSR Awards 2026, ialah Golden Trophy pada Batch Trophy I, Top CSR Awards 2026 #Star 5 (Corporate Level), serta penghargaan Top Leader on CSR Commitment 2026 nan dianugerahkan kepada Direktur Human Capital dan Transformasi Jasa Marga Yoga Tri Anggoro atas komitmennya memajukan ekosistem CSR dan ESG perusahaan.
Seluruh capaian hijau tersebut ditopang oleh keahlian efisiensi daya dan sumber daya nan kuat di beragam sektor sepanjang tahun 2025 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di sektor energi, Jasa Marga Group sukses menekan penggunaan listrik sebesar 1,87%, di mana area instansi pusat turut berkontribusi memangkas konsumsi listriknya hingga 7,89%.
Efisiensi serupa juga terjadi pada lini mobilitas operasional dengan keberhasilan mereduksi pemakaian BBM sebesar 2,56%. Melalui efisiensi tersebut, Jasa Marga telah berkontribusi untuk mengurangi emisi Perseroan.
Jasa Marga berkomitmen agar terus konsisten bertindak untuk suasana dengan meningkatkan pengelolaan akibat lingkungan melalui langkah strategis dalam pengendalian emisi, ekspansi pemanfataan daya surya, penggunaan daya nan lebih bijak, serta penegakan prinsip pembangunan berkepanjangan di setiap jalan tol Jasa Marga Group.
(akn/ega)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·