Janice Tjen(AFP/MATTHEW STOCKMAN)
JANICE Tjen kudu mengakhiri langkahnya lebih sigap di sektor tunggal putri WTA 250 Libema Open 2026 setelah kalah dari petenis Belgia Greet Minnen pada putaran pertama, Selasa (9/6).
Tren positif Janice Tjen di lapangan rumput mendapat ujian berat pada WTA 250 Libema Open 2026. Tampil sebagai unggulan ketujuh sektor tunggal putri, petenis Indonesia itu tersingkir pada putaran pertama setelah kalah dari wakil Belgia, Greet Minnen.
Dalam pertandingan nan berjalan di Autotron Rosmalen, 's-Hertogenbosch, Belanda, Selasa (9/6) malam WIB, Janice menyerah dua set langsung dengan skor 6-7 (4-7) dan 1-6.
Pada set pertama, Janice bisa memberikan perlawanan ketat hingga memaksa pertandingan bersambung ke tie-break. Namun, Minnen tampil lebih baik pada momen krusial dan menutup set pembuka dengan kemenangan 7-4 pada tie-break.
Memasuki set kedua, Janice kesulitan mengimbangi permainan lawannya. Minnen tampil dominan berkah kecermatan servis pertama nan mencapai 81 persen serta persentase kemenangan poin servis pertama sebesar 72 persen.
Statistik pertandingan menunjukkan Janice kandas memanfaatkan empat kesempatan break point nan diperolehnya sepanjang laga. Sebaliknya, Minnen bisa mengonversi dua dari 10 kesempatan break point untuk mengamankan kemenangan.
Secara keseluruhan, Minnen mengumpulkan 79 poin, unggul atas Janice nan mencatatkan 62 poin.
Kekalahan tersebut menambah hasil kurang memuaskan Janice di sektor tunggal pada musim lapangan rumput tahun ini. Sebelumnya, petenis berumur 24 tahun itu juga terhenti pada babak 16 besar Birmingham Classic 2026.
Meski demikian, Janice mempunyai catatan positif di nomor dobel putri. Pada Birmingham Classic pekan lalu, dia sukses merebut gelar juara berbareng petenis Australia, Talia Gibson.
Pasangan Janice/Talia saat itu menundukkan unggulan kedua asal Inggris Raya, Harriet Dart/Maia Lumsden, dengan skor 6-4 dan 6-3 pada partai final.
Perjuangan Janice di Belanda juga belum berakhir. Setelah tersingkir dari nomor tunggal, dia bakal mengalihkan konsentrasi ke sektor dobel putri berbareng Aldila Sutjiadi.
Sebagai unggulan kedua turnamen, Janice/Aldila bakal menghadapi pasangan Belanda-Inggris Raya, Isabelle Haverlag/Maia Lumsden, pada putaran pertama.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Janice untuk kembali berhadapan dengan Maia Lumsden, nan sebelumnya dikalahkannya pada final Birmingham Classic berbareng Talia Gibson. Janice dan Aldila diharapkan bisa melangkah jauh pada turnamen ini.(H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·