Ilustrasi(Magnific)
MESKI berukuran mini berbentuk seperti kacang, ginjal mempunyai peran besar dalam menjaga tubuh tetap bekerja dengan baik. Organ ini menyaring darah, membuang limbah serta kelebihan cairan melalui urine. Namun, sejumlah kebiasaan sehari-hari dapat memengaruhi kesehatan ginjal. Lantas, apa saja kebiasaan nan perlu dihindari?
1. Sering Begadang
Kurang tidur bukan hanya membikin tubuh lelah, tetapi juga dapat berakibat pada kesehatan secara keseluruhan. Dikutip dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), orang dewasa dianjurkan tidur sekitar 7–8 jam setiap malam. Tidur nan cukup membantu menjaga kesehatan bentuk dan mental serta mendukung pengendalian tekanan darah dan kadar gula darah, nan krusial untuk menjaga kesehatan ginjal.
2. Kurang Minum Air
Air membantu ginjal membuang unsur sisa dari darah melalui urine dan menjaga aliran darah menuju ginjal. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, kegunaan tersebut dapat terganggu. Dikutip dari National Kidney Foundation (NKF), dehidrasi ringan nan terjadi berulang dapat berkontribusi terhadap kerusakan ginjal dari waktu ke waktu. Sementara itu, dehidrasi berat dapat menyebabkan kerusakan ginjal nan lebih cepat. Kekurangan cairan juga dapat meningkatkan akibat terbentuknya batu ginjal.
3. Terlalu Banyak Mengonsumsi Garam
Terlalu banyak mengonsumsi garam dapat membikin tubuh menahan lebih banyak air. Kondisi ini dapat meningkatkan volume darah dan tekanan darah sehingga ginjal kudu bekerja lebih keras.
Dikutip dari Dr. Satyanarayana Garre, konsumsi garam berlebihan dalam jangka panjang dapat membebani unit penyaring ginjal. Tekanan hipertensi nan dipicu oleh asupan garam berlebih juga dapat merusak glomeruli, ialah bagian mini ginjal nan berfaedah menyaring darah.
Sumber tersebut juga menjelaskan bahwa asupan garam nan sangat tinggi dapat dikaitkan dengan perubahan pada jaringan ginjal, termasuk fibrosis alias pembentukan jaringan parut, nan dapat mengurangi keahlian ginjal dalam menyaring darah.
4. Merokok
Merokok juga menjadi kebiasaan nan perlu diperhatikan lantaran dapat memperburuk kesehatan ginjal. Dikutip dari NIDDK, merokok dapat memperparah kerusakan ginjal dan berakhir merokok dapat membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Merokok juga dapat berangkaian dengan memburuknya penyakit ginjal kronis. Karena itu, berakhir merokok menjadi salah satu langkah nan dianjurkan untuk membantu menjaga kegunaan ginjal.
Menjaga kesehatan ginjal tidak hanya dilakukan dengan menghindari kebiasaan nan dapat meningkatkan risikonya. Menjaga tekanan darah dan kadar gula darah, menerapkan pola makan sehat dengan membatasi garam, rutin beraktivitas fisik, tidur 7–8 jam setiap malam, serta tidak merokok dapat membantu menjaga kesehatan ginjal. Pilihlah makanan sehat seperti buah, sayuran, dan biji-bijian utuh, serta batasi makanan nan tinggi sodium. (National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases/National Kidney Foundation/Dr. Satyanarayana Garre/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·