Jaga Stabilitas Pangan, GPIPS Wilayah Jawa Fokus Pada 3 Hal ini

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Sidoarjo, CNBC Indonesia - Komitmen pemerintah terhadap ketahanan pangan menjadi landasan filosofis untuk seluruh kebijakan, dan menempatkan swasembada pangan sebagai salah satu pilar kemandirian bangsa. Hal ini mendorong Bank Indonesia, TPIP dan TPID menginisiasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS).

Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman mengatakan GPIPS merupakan evolusi dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), lantaran tantangan stabilitas nilai dan ketahanan pangan. Untuk itu diperlukan penguatan sinergi serta program nan lebih terintegrasi dari hulu ke hilir.

"Melalui GPIPS, pengendalian inflasi pangan tidak hanya difokuskan pada stabilisasi nilai jangka pendek, tetapi juga pada penguatan produksi, pascapanen, dan pengedaran pangan guna mendukung ketahanan pangan nasional nan berkelanjutan," ujar Aida saat peluncuran GPIPS Wilayah Jawa di Jawa Timur, Rabu (13/5/2026).

Ada tiga perihal utama nan disoroti dalam GPIPS dibandingkan dengan program sebelumnya. Pertama, penguatan alignment program dengan prioritas pemerintah, khususnya dalam mendukung peningkatan produksi, penguatan distribusi, dan stabilisasi pangan strategis guna mendukung agenda Asta Cita menuju swasembada pangan.

Kedua, penguatan penerapan program nan lebih konkret dan inklusif melalui keterlibatan golongan tani, pelaku usaha, UMKM, dan BUMD pangan, termasuk penguatan peran kelembagaan petani dan offtaker pangan daerah. Ketiga, penguatan Kerja Sama Antar Daerah, termasuk skema KAD dengan skema B2B, guna memperkuat efisiensi pengedaran dan menjaga keseimbangan pasokan antarwilayah.

"Penguatan intervensi jangka pendek (misalnya pasar murah) juga dilakukan dengan prinsip "tiga tepat", ialah tepat waktu, tepat lokasi, dan tepat sasaran, agar efektivitas pengendalian inflasi pangan semakin optimal," ungkapnya.

GPIPS 2026 berfokus pada dua aspek utama ialah penguatan produktivitas dan kelancaran pengedaran pangan, demi menjaga stabilitas nilai dan ketahanan pangan nasional. Tiga komoditas prioritas nan menjadi konsentrasi di seluruh wilayah adalah beras, cabai, dan bawang merah.

Sementara itu, untuk tambahan komoditas lain disesuaikan dengan karakter masing-masing daerah, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulampua, hingga Balinusra.

(rah/rah)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News