
Ombudsman RI (foto: Okezone)
JAKARTA - Ketua Majelis Etik Ombudsman RI, Jimly Asshiddiqie, menyarankan personil Ombudsman Republik Indonesia membatasi hubungan maupun "silaturahmi" dengan personil DPR RI, dan tokoh politik guna menjaga independensi lembaga.
Menurut Jimly, pasca-Reformasi, proses rekrutmen pejabat di sejumlah lembaga independen, termasuk Ombudsman RI, tidak terlepas dari sistem politik di parlemen. Karena itu, diperlukan batas dalam hubungan dengan pihak-pihak nan terlibat dalam proses pemilihan.
"Nah kita sarankan, ya sudahlah, kita kan tidak boleh lupa kepada nan mengendorse kita baru dipilih. Cuma tolong, terima kasihnya untuk kepentingan negara, terima kasihnya satu kali aja. Jangan terus-menerus," kata Jimly saat bertemu pers hasil rapat pleno sidang etik Hery Susanto di Kantor Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).
Jimly menilai, pembatasan tersebut krusial agar personil Ombudsman tetap ahli dan independen dalam menjalankan tugasnya sebagai pengawas pelayanan publik.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·