Jadwal Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska dan LavAni vs Bhayangkara Presisi

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

 Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska dan LavAni vs Bhayangkara Presisi

Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia siap berkompetisi di Grand Final Proliga 2026. (Foto: Instagram/petrovoli_)

YOGYAKARTA – Grand Final Proliga 2026 resmi digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada 24-26 April 2026. Menariknya, partai puncak musim ini mengusung format baru nan diprediksi bakal menguras stamina sekaligus mental para pemain saat berkompetisi di laga  Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dan Jakarta LavAni Livin’ Transmedia vs Jakarta Bhayangkara Presisi.

Ya, pada grand final kali ini di sektor putra kembali menyajikan el clasico modern nan mempertemukan Jakarta LavAni Livin' Transmedia dengan juara memperkuat Jakarta Bhayangkara Presisi. Ini merupakan final keempat berturut-turut bagi kedua tim sejak 2023.

Sementara di sektor putri, juara memperkuat Jakarta Pertamina Enduro (JPE) ditantang oleh kekuatan handal Gresik Phonska Plus (GPP) Pupuk Indonesia dalam perebutan takhta tertinggi.

1. Format Baru

Wakil Ketua Proliga, Reginald Nelwan, mengungkapkan partai puncak tahun ini tidak lagi menggunakan sistem satu hari selesai. Penerapan sistem three winning set alias bertanding maksimal tiga kali membikin persaingan menjadi lebih setara dan berwarna.

Jika sebuah tim sukses mengamankan dua kemenangan awal, maka pertandingan hari ketiga tidak perlu dilaksanakan.

 Instagram/lavani.forever) Jakarta Lavani. (Foto: Instagram/lavani.forever)

"Sekarang pertandingan final tahun ini bakal menggunakan sistem three winning set ialah kedua tim bertanding tiga kali. Tetapi jika hingga laga kedua berhujung 1-1 maka laga dilanjutkan hingga hari ketiga,” ujar Reginald dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (21/4/2026).

Skema kompetitif ini juga diberlakukan untuk perebutan ranking ketiga baik di sektor putra maupun putri.

2. Misi Balas Dendam dan Ambisi Back-to-Back Juara

Di kubu putra, LavAni mengusung misi merebut kembali gelar nan mereka kuasai pada 2022 dan 2023. Official LavAni, John Zulfikar, menegaskan kesiapan tim didikan David Lee.

"LavAni sudah siap untuk pertandingan ini. Seluruh pemain kami sudah siap tampil di final," ujarnya.

Di sisi lain, Bhayangkara Presisi mau mempertahankan kekuasaan mereka setelah menjadi juara pada 2024 dan 2025. Perwakilan Bhayangkara, Rita Kurniati, menyebut kekalahan dari LavAni di Final Four menjadi pertimbangan penting.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com