
Jadi Penopang Ekonomi, Ini Strategi Tingkatkan Produktivitas Petani Sawit di RI (Foto: Freepik)
JAKARTA - Tantangan nan dihadapi petani sawit di beragam wilayah tidak hanya berangkaian dengan perubahan nilai komoditas, tetapi juga persoalan teknis di kebun. Mulai dari akibat bibit tidak berkualitas, pola pemupukan nan tidak tepat, hingga pengendalian (benih)penyakit dan penyakit, menjadi aspek nan mempengaruhi produktivitas kebun.
Selama ini, praktik budidaya sawit tetap dijalankan berasas kebiasaan turun-temurun. Tanpa pendampingan dan pengetahuan serta pemahaman teknis nan memadai, keputusan di lapangan sering kali diambil berasas pengalaman semata, bukan kalkulasi agronomis nan terukur.
Indra Ayu Riantika, petani plasma Koperasi Jati Sejahtera di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah sempat merasakan perihal tersebut. Dia dan petani-petani lain mengaku dulu pemupukan dilakukan ketika memungkinkan dan tanpa kalkulasi dosis nan tepat, sementara proses panen lebih banyak mengikuti kebiasaan nan telah lama dijalankan. Perubahan mulai dirasakan ketika petani mengikuti pola kemitraan dan pendampingan nan lebih terstruktur.
“Melalui kemitraan plasma dengan PT Sukses Karya Mandiri (SKM), kami sebagai personil koperasi betul-betul merasakan manfaatnya. Hasilnya sangat membantu perekonomian keluarga,” ujar Indra dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (18/3/2026).
Dia menambahkan bahwa pengetahuan nan diperoleh dari pendampingan tersebut juga dapat diterapkan di kebun miliknya nan lain sehingga membantu meningkatkan hasil produksi.
Pengalaman serupa juga dirasakan Muslimin, petani Plasma Koperasi Belum Lukut di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Berkat pendampingan dari PT Anugerah Agung Prima Abadi (AAPA), dirinya sekarang sukses mempunyai produktivitas kebun sangat optimal, mencapai 24,51 ton TBS per hektar per tahun.
“Dari nan sama sekali tidak tahu apa-apa tentang merawat sawit, sekarang dari kebun, saya menemukan harapan. Melalui ketekunan dan pendampingan nan berkelanjutan, kebun nan saya miliki telah menunjukkan hasil nyata untuk menopang kehidupan saya dan keluarga,” paparnya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·