Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Sudah Terbit, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Seorang master menyiapkan vaksin balang untuk disuntikkan kepada balita di Puskesmas Ibrahim Adjie, Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/3/2026). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyebut, vaksinasi balang bagi tenaga kesehatan (nakes) mulai dijalankan secara luas, menyusul terbitnya izin penggunaan vaksin untuk golongan usia dewasa dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Kebijakan ini diambil sebagai langkah perlindungan bagi nakes nan berisiko tinggi terpapar saat menangani pasien.

"Campak ini krusial sekali lantaran untuk nakes nan mungkin bakal terpapar, sudah kita lakukan," ujar Dante di RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (10/4).

Wakil Menteri Kesehatan Indonesia Dante Saksono Harbuwono memberikan keynote speech pada kumparan Halal Forum 2025 di Ballroom Artotel Mangkuluhur, Jakarta, Selasa (27/5/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Vaksin Campak Kini Boleh untuk Dewasa

Dante menjelaskan, ekspansi vaksinasi ini didasarkan pada hasil uji klinis nan telah mendapat persetujuan BPOM. Sebelumnya, vaksin balang hanya diperuntukkan bagi anak usia 9 bulan dan 18 bulan.

"Kita sudah punya lisensi dari BPOM bahwa ada studinya — dalam labeling pertimbangan uji klinis nan dilakukan oleh penyedia vaksin — bahwa vaksin ini bisa untuk orang dewasa," jelasnya.

Atas dasar itu, pemerintah mulai memberikan vaksinasi balang kepada nakes di seluruh Indonesia, termasuk mereka nan secara langsung berpotensi menangani pasien campak.

video from internal kumparan

Dokter Internship Ikut Divaksinasi

Selain nakes resmi, vaksinasi juga menyasar master dan mahasiswa kedokteran nan tengah menjalani masa internship.

"Internship batch 3 — dokter-dokter dan mahasiswa kedokteran internship — nan bakal bekerja di Puskesmas juga bakal kita vaksinasi campak, lantaran mungkin mereka bakal berjumpa dengan kasus-kasus balang saat bekerja," kata Dante.

290 Ribu Dosis untuk 14 Provinsi Prioritas

Kemenkes memprioritaskan vaksinasi balang bagi nakes di 14 provinsi dengan kasus tertinggi, menyusul terbitnya izin ekspansi indikasi vaksin Measles-Rubella (MR) dari BPOM untuk golongan dewasa.

Sasaran prioritas meliputi 39.212 tenaga medis dan 223.150 tenaga kesehatan di provinsi-provinsi tersebut. Selain itu, 28.321 master umum dan master gigi nan sedang menjalani internship di seluruh Indonesia juga masuk dalam golongan sasaran.

Total kebutuhan vaksin untuk golongan prioritas dewasa ini diperkirakan mencapai sekitar 290 ribu dosis.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan