Iran Peringatkan Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel Jika Terus Diserangan

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Selasa, 10 Maret 2026 |09:30 WIB

Iran Peringatkan Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel Jika Terus Diserangan

Harga minyak telah mencapai USD100 per barel, level tertinggi sejak 2022. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA — Iran memperingatkan nilai minyak bumi bisa menembus USD200 per barel jika Amerika Serikat (AS) dan Israel terus menyerang prasarana daya negaranya. Saat ini, nilai minyak telah mencapai USD100 per barel, level tertinggi sejak 2022.

Israel dilaporkan menyerang tangki penyimpanan di kilang minyak Teheran, memaksa pemerintah Iran mengurangi jatah bahan bakar bagi pengendara.

“Jika Anda dapat mentolerir nilai minyak di atas USD200 per barel, lanjutkan permainan ini,” kata Seorang Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, dikutip dari The Wall Street Journal, Selasa (10/3/2026).

Sejak awal konflik, Iran dan golongan proksinya telah menyerang beberapa akomodasi minyak di negara-negara penghasil minyak utama di kawasan, termasuk Arab Saudi, Irak, dan Kuwait, nan menyebabkan penurunan produksi mereka.

Setidaknya lima letak daya di dan sekitar Teheran dihantam serangan udara, memicu pemandangan dramatis di ibu kota Iran. Perusahaan minyak nasional Kuwait juga mengumumkan pengurangan produksi sebagai langkah pencegahan di tengah serangan jawaban oleh Iran.

Selat Hormuz, salah satu jalur perdagangan terpenting di bumi nan biasanya dilalui sekitar seperlima kapal tanker minyak dan gas global, pada dasarnya telah ditutup selama seminggu.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com