Investor China Masuk IKN Bawa Duit Rp 1,25 T, Alasannya Tak Terduga

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor asal China mulai menancapkan investasi baru di Ibu Kota Nusantara (IKN). Otorita IKN resmi menggandeng PT Star Bright International Investment, perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal China, untuk membangun area kediaman terpadu di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dengan nilai investasi mencapai Rp1,25 triliun.

Kerja sama tersebut diumumkan Otorita IKN melalui unggahan resminya di IG @otorita_ikn. Proyek ini disebut menjadi bagian dari strategi besar untuk membangun Nusantara sebagai kota bumi berkelanjutan, sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru.

"Otorita IKN resmi bersinergi dengan PT Star Bright International Investment, ialah penanaman modal asing (PMA) dari China untuk memperkuat ekosistem kediaman dan aktivitas ekonomi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP)," tulis Otorita IKN, dikutip Selasa (12/5/2026).

Investasi senilai Rp1,25 triliun itu bakal difokuskan untuk pembangunan area kediaman terpadu berskala internasional. Proyek tersebut dirancang menghadirkan akomodasi komplit berstandar premium, guna melengkapi kenyamanan di pusat pemerintahan baru.

Adapun area nan bakal dibangun mencakup apartemen servis, kediaman dengan pelayanan ahli standar global; area kediaman unggulan, lingkungan tempat tinggal berbobot tinggi bagi masyarakat; area bisnis, area perkantoran modern untuk menunjang aktivitas profesional; dan akomodasi komersial, seperti restoran dan ritel nan bakal menghidupkan suasana kota.

Sejumlah penduduk memandang langsung perkembangan Ibu Kota Nusantara di beragam ruang publik. (Dok. Humas Otorita IKN)Foto: Sejumlah penduduk memandang langsung perkembangan Ibu Kota Nusantara di beragam ruang publik. (Dok. Humas Otorita IKN)

Otorita IKN juga mengungkapkan proyek itu telah memasuki tahap pembangunan. Kawasan nan dibangun nantinya bakal mencakup residensial premium, perkantoran, hingga area komersial.

PT Star Bright International Investment sendiri disebut merupakan hubungan dari Zhongda Jiancheng Engineering Management Group Co., Ltd. serta Indonesian Hainan Chamber of Commerce asal China. Sehingga membawa pengalaman lebih dari 20 tahun di industri properti global, serta mempunyai rekam jejak sukses dalam proyek prestisius seperti Bifeng Waterfront Project.

Sementara untuk tahapan pembangunannya, direncanakan secara terukur guna memastikan kualitas terbaik, ialah pada Maret 2026 penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan, kemudian Maret hingga Agustus 2026 merupakan tahap pengurusan perizinan, lampau pada kuartal III-2026 sasaran dimulainya pembangunan tahap 1.

Direktur Utama PT Star Bright International Investment, Lu Keming, optimistis proyek tersebut bisa ikut mengangkat gambaran Nusantara di mata dunia.

"Kami optimis dengan adanya Ibu Kota Nusantara ini, nan bakal menjadi kota terindah di dunia," ujar Lu Keming.

Otorita IKN menilai masuknya investasi asing ini menjadi sinyal Nusantara mulai dipandang sebagai destinasi investasi dunia nan menjanjikan.

"Kesepakatan ini menjadi bukti nyata bahwa Nusantara adalah destinasi investasi dunia nan menjanjikan, didukung oleh kepastian norma dan pelayanan nan transparan," tulis Otorita IKN.

(wur/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News