Inovasi Ini Bawa Kaltim Methanol Industri Raih PROPER Emas 2025

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Kaltim Methanol Industri (PT KMI) melakukan beragam penemuan dalam menerapkan upaya berkelanjutan, dan menjaga kelestarian lingkungan serta kelautan. COO PT KMI Agus Priyatno menjelaskan penemuan nan dilakukan yakni, Kotak Kehidupan nan berfaedah untuk menjaga kesegaran ikan hasil tangkapan para nelayan. Sebagai pengganti pendingin sterofoam, perangkat tanpa listrik ini bisa memperkuat hingga 72 jam.

"Jadi selama ini nelayan melayat menggunakan pendingin sterofoam. Dan itu menjadi pencemaran lingkungan. Tapi kita membikin terobosan membikin es tanpa listrik. Jadi alias kita beri nama Kotak Kehidupan bisa tahan 72 jam, nan selama ini jika es biasanya 8 jam," ungkap Agus ,kepada CNBC Indonesia, Selasa (7/4/2026).

Dengan perangkat ini, para nelayan dapat menghemat bahan bakar dan memperpanjang kualitas ikan serta mengurangi limbah nan dibuang. Agus berambisi pihaknya bisa terus melakukan penemuan dalam menjalankan upaya keberlanjutan.

"Kan tidak bisa hanya business as usual. Jadi penemuan nan di-improve dari tahun ke tahun. Itu tantangan kita. Tetapi, mudah-mudahan kita konsisten dalam rangka kontribusi dalam pengelolaan lingkungan," tegasnya.

Berkat invasi tersebut, PT KMI sukses meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dengan ranking Emas. Penghargaan ini diberikan sebagai corak apresiasi atas komitmen perusahaan dalam pengelolaan lingkungan nan berkelanjutan. Apresiasi ini diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup (BPLH)/Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq dalam agenda Anugerah Lingkungan PROPER di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Sebagai informasi, penghargaan PROPER rutin digelar sebagai upaya untuk meningkatkan ketaatan perusahaan terhadap peraturan lingkungan hidup. Penghargaan tersebut diberikan dengan menggunakan sejumlah parameter. PROPER merupakan program pengungkapan publik untuk penilaian lingkungan hidup.

Program ini merupakan komplementer alias pelengkap nan dapat bersinergi dengan instrumen penaatan lainnya. Dengan adanya program tersebut, upaya peningkatan kualitas lingkungan dapat dilaksanakan dengan lebih efisien dan efektif. Adapun kriteria penilaian PROPER terbagi menjadi dua kategori ialah ketaatan dan kriteria penilaian lebih dari nan dipersyaratkan dalam peraturan (beyond compliance).

Kriteria ketaatan didasarkan pada upaya perusahaan dalam memenuhi beberapa hal, antara lain pengendalian pencemaran air, pemeliharaan sumber air, pengendalian pencemaran udara, pengelolaan limbah B3 (bahan berbisa dan berbahaya), pengelolaan limbah non B3, pengelolaan B3, pengendalian kerusakan lahan, dan pengelolaan sampah. Sedangkan kriteria beyond compliance lebih berkarakter bergerak lantaran disesuaikan dengan perkembangan teknologi, penerapan praktik-praktik pengelolaan lingkungan terbaik dan isu-isu lingkungan nan berkarakter global.

Beberapa poin dalam penilaian beyond compliance meliputi penerapan sistem manajemen lingkungan, upaya efisiensi energi, upaya efisiensi energi, upaya penurunan emisi, penerapan reduce, reuse dan recycle limbah B3, konservasi air dan penurunan beban pencemaran air limbah, perlindungan keanekaragaman hayati, serta program pengembangan masyarakat.

(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News