Inovasi Bahan Bangunan Hadirkan Semen Rendah Karbon

Sedang Trending 55 menit yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Produk bahan bangunan dengan jejak karbon lebih rendah menjadi kebutuhan sebagai bagian dari upaya mengurangi emisi, di tengah masyarakat nan mulai peduli terhadap aspek keberlanjutan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melakukan inovasi, dengan menghadirkan semen hijau nan diproduksi menggunakan material dan proses nan lebih ramah lingkungan. Produk tersebut mempunyai emisi karbon hingga 38 persen lebih rendah dibandingkan semen konvensional, dengan tetap memenuhi standar kualitas sesuai peruntukannya.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) telah menjadi bagian dari strategi upaya perusahaan. Menurut dia, upaya tersebut tidak hanya berangkaian dengan pemenuhan regulasi, tetapi juga mendorong perusahaan menghadirkan solusi bahan gedung dengan jejak karbon lebih rendah.

“Penerapan prinsip ESG merupakan landasan bagi SIG dalam menjalankan operasional bisnis. Komitmen ini didasari oleh kesadaran bahwa ESG bukan sekadar memenuhi tanggungjawab regulasi, tetapi merupakan competitive advantage untuk kesuksesan perusahaan di masa depan,” kata Vita, Jumat (14/8/2026).

Selain mengembangkan semen hijau, SIG mempercepat dekarbonisasi proses produksi melalui peningkatan pemanfaatan bahan bakar alternatif. Sumber bahan bakar tersebut berasal dari limbah industri, biomassa, hingga sampah perkotaan nan diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF).

Sepanjang 2025, pemanfaatan bahan bakar pengganti SIG meningkat 24 persen menjadi 681 ribu ton. Penggunaan bahan bakar pengganti tersebut setara dengan mengurangi konsumsi batu bara hingga 467 ribu ton dan mendorong thermal substitution rate (TSR) mencapai 9,77 persen.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita