Tangguh Yudha
, Jurnalis-Selasa, 10 Maret 2026 |14:04 WIB

50% kendaraan pemudik nan keluar dari Jakarta saat Lebaran 2026. (Foto: Okezone.com)
JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi sekitar 50% kendaraan pemudik nan keluar dari Jakarta saat Lebaran 2026 bakal bergerak menuju jalur timur hingga ruas Tol Cipularang. Jalur tersebut diperkirakan menjadi rute dengan volume kendaraan terbesar selama arus mudik tahun ini.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantoro, mengatakan pergerakan kendaraan selama mudik bakal tersebar ke beberapa arah utama, termasuk ke arah Merak. Namun, jalur timur diperkirakan tetap mendominasi dibandingkan rute lainnya.
"Dan dari 3,5 juta (kendaraan) ini memang pergerakannya berbeda. Jadi 28 persen itu ke Merak, sementara 50 persen ke arah timur sampai dengan Cipularang, sementara sisanya sekitar 20 persen ke arah Bogor," ujarnya dalam konvensi pers nan digelar pada Selasa (10/3/2026).
Rivan menyebut arus kendaraan menuju arah timur bakal menjadi konsentrasi utama pengelolaan lampau lintas selama periode mudik. Pasalnya, dari total kendaraan nan mengarah ke jalur tersebut, sebagian besar bakal melanjutkan perjalanan ke jaringan Tol Trans Jawa.
Ia menjelaskan bahwa sekitar 57 persen kendaraan dari jalur timur diperkirakan bakal menuju Trans Jawa, sementara sekitar 42 persen lainnya bakal mengarah ke Cipularang.
"Nah nan pasti diantisipasi adalah nan 50 persen ke timur, lantaran ini bakal terbagi kembali 57 persen ke arah Trans Jawa dan 42 persen sekian ini adalah nan ke arah Cipularang. Biasanya kepadatan terjadi di kilometer 6,6 lantaran jumlah kendaraan nan lebih banyak," kata Rivan.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·