
Ini Negara Tujuan Ekspor RI di Februari 2026, Tembus USD22,1 Miliar (Foto: Freepik)
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor pada bulan Februari tercatat mencapai USD22,17 miliar, mengalami kenaikan sebesar 1,01 persen jika dibandingkan dengan periode nan sama pada tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menjelaskan, pertumbuhan ini didorong oleh penguatan volume dan nilai pada sejumlah komoditas unggulan di pasar global.
"Pada bulan Februari 2026, ekspor mencapai USD22,17 miliar alias naik 1,01 persen dibandingkan Februari 2025 (yoy)," ujar Ateng Hartono dalam konvensi pers rilis BPS, Rabu (1/4/2026).
Dalam laporannya, BPS menyoroti adanya performa nan kontras antar sektor. Komoditas logam dan mineral tercatat mengalami peningkatan signifikan secara tahunan, di mana kenaikan nilai emas menjadi katalisator utama bagi sektor logam.
Sebaliknya, sektor daya justru menunjukkan pelemahan secara tahunan pada bulan Februari ini. Meskipun demikian, keahlian ekspor non-migas secara umum tetap terjaga berkah permintaan nan kuat dari negara mitra jual beli utama.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·