Ini Jawaban Kenapa Dentuman Anak Krakatau Bisa Terdengar Jauh hingga Bandung

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta -

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM, Rita Susilawati, menjelaskan argumen bunyi dentuman nan diduga berangkaian dengan erupsi Gunung Anak Krakatau dapat terdengar hingga Bandung, Jawa Barat. Menurutnya, daya akustik dari erupsi bisa merambat hingga ratusan kilometer.

"Jadi, jika dari pengamatan nan kami lakukan, tidak hanya untuk Anak Krakatau, tetapi juga beberapa gunung api lainnya di Indonesia, ketika erupsi besar terjadi gitu ya, alias tidak hanya erupsi besar, erupsi dengan jenis tertentu, lantaran jika jenis tuh phreatic ini memang biasanya disertai dentuman nan nyaring," kata Rita dalam konvensi pers dilihat YouTube Badan Geologi, Sabtu (5/9/2026).

"Nah, ketika ini terjadi, pelepasan daya akustiknya itu bisa sangat besar, dan daya akustik inilah nan bisa merambat hingga ratusan kilometer," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rita mengatakan perambatan bunyi erupsi hingga jarak jauh bukan merupakan kejadian nan tidak mungkin terjadi. Dia mencontohkan erupsi eksplosif Gunung Kelud pada 13 Februari 2014.

"Ini kami contohkan dengan erupsi eksplosif Gunung Kelud di tanggal 13 Februari 2014, ini bunyi dentumannya bisa terdengar di sejumlah wilayah Jawa Tengah nan jauh dari sumber erupsi. Nah erupsi di Gunung Kelud saat itu kolomnya 17 kilometer sehingga melepaskan daya akustik nan sangat besar," paparnya.

Sebab itu, menurutnya, berasas info pemantau, bunyi dentuman bisa terdengar hingga jarak jauh. Meski begitu, dia belum bisa memastikan penyebab dentuman. Dia menduga dentuman berasal dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Untuk penyebabnya tadi seperti kami sampaikan, kami memang menduga nih bunyi nan tadi lantaran berasosiasi dengan erupsi Anak Krakatau nan terjadi tadi malam, dugaan kuatnya memang itu berasosiasi dengan gunung api Anak Krakatau," ujarnya.

Dia mengatakan pihaknya tetap perlu mencocokan info terlebih dulu untuk memastikan penyebab getaran dan dentuman. Dia kembali menegaskan bukan perihal nan tidak mungkin jika bunyi dentuman bisa terdengar hingga jarak jauh.

"Jadi memang memungkinkan hingga ratusan kilometer berasas info dan literatur nan kami miliki itu memungkinkan dan berasas sejarah erupsi beberapa gunung api nan ada di Indonesia. Termasuk Gunung Kelud tadi, Gunung Kelud itu di merambat suaranya bisa terdengar sampai di Jogja, sampai di beberapa wilayah di Jawa Tengah," jelasnya.

Lebih lanjut, Rita menjelaskan kondisi atmosfer, seperti perbedaan temperatur, arah, dan kecepatan angin, dapat memengaruhi perambatan suara. Meski begitu, menurutnya, diperlukan penjelasan lebih lanjut dari lembaga mengenai bagian cuaca.

"Dengan mempertimbangkan kejadian Anak Krakatau tahun 2020 dan erupsi Kelud 2014, jadi kami sekali lagi ini menduga memang kemungkinan erupsi Gunung Anak Krakatau ini sebagai salah satu kemungkinan sumber bunyi dentuman di beberapa wilayah di Jawa Barat pada 4-5 September 2026," paparnya.

"Nah ini jika kalau di literatur disebutkan bahwa perbedaan temperatur setara dan kecepatan angin memang bisa menyebabkan itu ya, tapi ini mungkin ranahnya nan untuk cuaca ini bisa dijelaskan alias bisa dibaca lebih lanjut dari lembaga mengenai ya," imbuh dia.

Dalam akun Threads Badan Geologi, juga menjelaskan argumen dentuman Gunung Anak Krakatau bisa terdengar di Bandung. Badan Geologi mengungakp ada dua alasan.

"Kenapa dentuman dari Krakatau bisa terdengar di Bandung? Bisa disebabkan oleh pertama, eskpansi sigap pelepasan gas. Kedua, Gesekan dan turbulensi aliran lava dengan kecepatan tinggi pada konduit (lubang kepundan)," tulis Badan Geologi.

(amw/dhn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News