Ingin Raup Cuan saat Pasar Kripto Lagi Naik-Turun? Intip Strateginya

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Ingin Raup Cuan saat Pasar Kripto Lagi Naik-Turun? Intip Strateginya

Ingin Raup Cuan saat Pasar Kripto Lagi Naik-Turun? Intip Strateginya (Foto: Freepik)

JAKARTA - Di tengah pergerakan pasar kripto nan condong bergerak dalam rentang terbatas alias sideways dalam beberapa waktu terakhir, strategi investasi berbasis konsistensi seperti Dollar Cost Averaging (DCA) kembali menjadi relevan. Khususnya bagi penanammodal pemula nan mau membangun portofolio secara berjenjang tanpa kudu terpengaruh oleh volatilitas jangka pendek.

Vice President Indodax Antony Kusuma menyampaikan bahwa kondisi pasar seperti ini dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk menerapkan strategi investasi nan lebih disiplin dan terukur.

“Dalam kondisi pasar nan condong sideways, banyak penanammodal condong wait and see alias apalagi mencoba menebak titik terendah," katanya di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Dia menambahkan, padahal, strategi seperti Dollar Cost Averaging dapat menjadi pendekatan nan lebih realistis, lantaran tidak berjuntai pada market timing.  "Dengan pendekatan ini, penanammodal justru berkesempatan mengakumulasi aset lebih optimal saat nilai terkoreksi, sehingga portofolio dapat lebih siap ketika pasar kembali bullish serta penanammodal dapat masuk ke pasar secara konsisten tanpa tekanan emosional nan berlebihan,” ujarnya.

Dollar Cost Averaging (DCA) merupakan strategi investasi di mana penanammodal membeli aset secara rutin dengan jumlah nan sama dalam periode tertentu, tanpa berjuntai pada kondisi harga. Pendekatan ini memungkinkan penanammodal mengakumulasi aset secara berjenjang sekaligus membantu meredam akibat perubahan harga.

Dia menambahkan bahwa strategi ini dapat membantu penanammodal pemula dalam mengelola risiko. Saat nilai turun, penanammodal berpotensi memperoleh aset dalam jumlah lebih banyak, sementara saat nilai naik, pembelian tetap melangkah dengan jumlah nan lebih kecil. Mekanisme ini secara alami dapat membantu menciptakan rata-rata nilai beli nan lebih seimbang sekaligus membuka potensi pertumbuhan portofolio dalam jangka panjang.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com