Rohman Wibowo
, Jurnalis-Selasa, 11 Agustus 2026 |11:45 WIB

iNews Campus Connect di Unpad, BI Serukan Keamanan Digital: Jaga Data Pribadi (Foto: Rohman/Okezone)
BANDUNG - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat Junanto Herdiawan menyerukan pentingnya peningkatan literasi finansial bagi generasi muda, khususnya mahasiswa baru nan sangat lekat dengan bumi digital.
Pemahaman tata kelola finansial dinilai krusial agar mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi transaksi secara kondusif serta terhindar dari beragam ancaman kejahatan siber.
Seruan tersebut disampaikan Junanto di hadapan lebih dari 10.000 mahasiswa baru Universitas Padjadjaran (Unpad) dalam rangkaian aktivitas iNews Campus Connect di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (11/8/2026).
Sesi edukasi nan dihadiri oleh para "Prabu Muda" ini membahas pentingnya kewaspadaan dalam bertransaksi di era digital. Para maba nan duduk di atas lapangan hijau tampak antusias menyerap pengetahuan soal gimana melek finansial sejak muda.
Keaktifan mahasiswa di ruang digital menuntut adanya tembok pertahanan berupabkecerdasan finansial nan matang sejak dini. BI Jabar menekankan tiga pilarbutama perlindungan konsumen nan wajib dipahami oleh setiap pelaku transaksi nontunai.
"Penting sekali bagi anak-anak muda nan terpapar bumi digital untuk berhati-hati meningkatkan literasi finansialnya dengan menjaga kerahasiaan info pribadi seperti PIN, password, dan OTP, kritis terhadap transaksi mencurigakan, serta memahami kewenangan dan kewajibannya sebagai konsumen," ujar Junanto Herdiawan.
Junanto menerangkan bahwa di tengah masifnya digitalisasi, kehadiran dompet elektronik (e-wallet) serta sistem pembayaran QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sesungguhnya memberikan untung besar bagi pengguna. Penggunaan instrumen pembayaran nontunai ini memudahkan pencarian pengeluaran harian secara otomatis dan waktu nyata (real-time).
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·