Indonesia Kantongi Komitmen Dana Iklim Rp761 Miliar

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Indonesia Kantongi Komitmen Dana Iklim Rp761 Miliar

Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) memperluas penyaluran pendanaan lingkungan melalui Proyek Results-Based Payment (RBP) REDD. (Foto: Okezone.com/IMG)

JAKARTA - Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) memperluas penyaluran pendanaan lingkungan melalui Proyek Results-Based Payment (RBP) REDD+ Green Climate Fund (GCF) Output 2. Pada 2026, sebanyak 10 proposal dari 10 provinsi telah dinilai dan sekarang memasuki tahap persiapan penyelenggaraan program.

Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Komite Pengarah BPDLH, Zulkifli Hasan, menjelaskan penyaluran pendanaan ditandai dengan seremoni penandatanganan kerja sama penyaluran biaya RBP untuk 10 provinsi nan dilaksanakan pada 12 Agustus 2026.

Sebelumnya, sebanyak 24 provinsi telah mengakses pendanaan RBP REDD+ GCF Output 2. Provinsi Lampung tercatat sebagai provinsi pertama nan sukses menyelesaikan penerapan program.

Saat ini, total 34 provinsi telah mengakses pendanaan RBP REDD+ GCF Output 2. Total komitmen pendanaan nan telah diberikan mencapai Rp761,02 miliar alias sekitar 94,8 persen dari total alokasi untuk provinsi. Pendanaan tersebut merupakan bagian dari proyek RBP REDD+ GCF nan diterima Indonesia atas capaian pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan.

"Pengelolaan lingkungan berkepanjangan merupakan jembatan nan menghubungkan pembangunan ekonomi dan masyarakat. BPDLH merupakan instrumen pembiayaan pembangunan hijau untuk mendukung visi kelestarian lingkungan Indonesia," ujar Zulhas dalam aktivitas Penandatanganan Perjanjian Penyaluran Dana Proyek RBP REDD+ Green Climate Fund (GCF) di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com