Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia dan China bakal bersama-sama menggagalkan setiap kekuatan asing nan beriktikad jahat. Pernyataan tersebut dikatakan oleh Menteri Pertahanan China Laksamana Dong Jun saat mengunjungi Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Kantor Kemhan RI pada Jumat (21/8/2026).
"Kami bakal bersama-sama untuk menggagalkan niat nan jahat dari kekuatan asing. Dan memberikan contoh bagi negara-negara Global Selatan untuk melakukan kerja sama model baru di bagian pertahanan," kata Dong Jun dalam konvensi pers berbareng Sjafrie, mengutip CNN Indonesia.
Menurutnya, di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping dan Presiden Prabowo Subianto, hubungan kedua negara berada di titik awal nan baru. Tiongkok dan Indonesia sebagai organisasi senasib sepenanggungan, mempunyai kepentingan berbareng dalam menjaga keamanan dan pembangunan.
"Kita memikul tanggung jawab bersama, dan tepat saatnya untuk mempererat kerja sama pertahanan," ungkapnya.
Ia menyebut, kedua negara ini bakal mengumpulkan kekuatan positif untuk menjaga stabilitas kawasan, mencegah dan mengendalikan tindakan-tindakan nan merusak tatanan internasional pasca Perang Dunia II berhujung di 1945.
"Mengaduk-aduk situasi di area dan berupaya mendorong perdamaian, keamanan, dan kemakmuran area melalui kerja sama nan konstruktif," tuturnya.
Sebagai informasi, Dong Jun tiba di Indonesia pada Kamis (20/8) kemarin. Ia mendarat di di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Kedatangannya di Indonesia juga disambut langsung Sjafrie.
Kedatangan Dong Jun ini merupakan rangkaian kunjungannya ke Indonesia dalam rangka Pertemuan 2+2 ke-2 dan Bilateral Meeting RI-RRT Tahun 2026.
(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]
17 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·