Indonesia akan Lawan Senjatan Utama Vietnam dengan Kesabaran

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Indonesia bakal Lawan Senjatan Utama Vietnam dengan Kesabaran Timnas Indonesia.(Antara)

KAPTEN tim nasional sepak bola Indonesia Rizky Ridho memastikan skuadnya tidak bakal terpancing oleh aksi-aksi provokasi Vietnam pada laga lanjutan Grup A Piala AFF 2026. Ridho menegaskan skuad Garuda tetap konsentrasi pada strategi dari pembimbing untuk mengatasi lawannya.

"Kami kudu konsentrasi terhadap pertandingan saja, pada tim kami sendiri dan bermain dengan rencana nan diberikan pelatih," kata Rizky Ridho dalam konvensi pers jelang laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (2/8). 

Pertandingan Indonesia melawan Vietnam bakal berjalan di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (3/8), mulai pukul 20.30 WIB. Ridho, nan sudah menjalani sejumlah laga melawan Vietnam baik di Piala AFF maupun Kualifikasi Piala Dunia, mengakui bahwa dalam pertandingan melawan Vietnam kerap diwarnai aksi-aksi provokasi dari lawan.

Oleh karena itu, pemain Persija Jakarta itu meminta rekan-rekannya untuk tetap berkonsentrasi pada strategi permainan tim sendiri daripada menanggapi potensi provokasi.

Akan tetapi, Ridho meyakini "pancingan-pancingan" dalam pertandingan juga bakal berkurang lantaran jalannya laga dikawal dengan teknologi asisten wasit video (VAR). Kedua tim, dia melanjutkan, bakal bermain jauh lebih berhati-hati dalam menjaga sportivitas dan menekan tindakan nonteknis nan dapat merugikan.

"Jadi, pasti mereka bakal hati-hati, sama seperti kami," kata Ridho.

Dia juga mengaku sudah berbagi pengalaman dengan rekan-rekan setimnya mengenai atmosfer pertandingan melawan Vietnam nan selalu berjalan dengan intensitas tinggi.

Meski rivalitas dengan Vietnam sangat kental, kata dia, kedisiplinan dalam menjalankan strategi pembimbing menjadi nilai meninggal untuk merebut kemenangan dan melaju ke babak semifinal. Sementara itu, pembimbing timnas Indonesia John Herdman turut mengamini pendekatan nan diambil oleh sang kapten.

Juru strategi asal Inggris itu menjelaskan bahwa golongan kepemimpinan di dalam skuad telah melakukan pertimbangan mendalam untuk mengantisipasi jika tensi di lapangan mulai memanas selama jalannya laga krusial tersebut.

"Bagi kami, ini adalah tentang kembali ke diri kami sendiri. Selalu kembali ke identitas permainan kami, tetap konsentrasi pada tugas nan ada," kata Herdman. (Ant/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia