Lansia Dirampok Tetangga, Lapor Polisi Mulut Masih Terlakban

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang wanita berjulukan Hartati (61) mendatangi Polsek Cakung, Jakarta Timur dengan menggunakan mukena warna putih dan kondisi mulut terlakban setelah menjadi korban tindakan pencurian, Minggu (2/8) siang.

"Sekira pukul 14.00 wib korban datang ke Polsek Cakung dengan kondisi wajah tetap terlakban dan mengaku menjadi korban pencurian," kata Kapolsek Cakung Kompol Andre Try Putra dalam keterangannya, Minggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi pencurian itu terjadi di rumah korban nan berlokasi di Kampung Pisangan, Cakung, Jakarta Timur sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa bermulai saat korban sedang salat dan mendengar ada seseorang nan masuk ke dalam rumahnya.

Saat itu, korban mengira nan masuk ke dalam rumah adalah anaknya. Namun, rupanya itu adalah tetangganya nan berjulukan Marhum.

"Kemudian pelaku menakut-nakuti korban dengan menggunakan sajam jenis golok dan korban tidak boleh berteriak, selanjutnya pelaku melakban mulut, kedua tangan dan kaki korban. Pelaku sempat melucuti korban, mengambil barang-barang korban," tutur Andre.

Dalam aksinya itu, pelaku sukses mengambil sejumlah peralatan korban, antara lain duit tunai sebesar Rp600 ribu, anting emas seberat 1 gram hingga satu unit handphone. Selanjutnya, pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan korban dalam kondisi terlakban di rumahnya.

Setelahnya, korban berupaya melepaskan lakban pada kaki dan tangannya. Kurang lebih dua jam kemudian, korban sukses melepaskan lakban itu dan melaporkannya ke Ketua RT setempat serta pihak kepolisian.

Atas laporan itu, polisi langsung mendatangi rumah pelaku nan tidak jauh dari letak pencurian dan menangkap nan bersangkutan. Pelaku dan peralatan buktinya kemudian dibawa ke Polsek Cakung untuk proses penyelidikan.

"(Motif pelaku terkait) ekonomi, mau menguasai kekayaan korban," ucap Andre.

(dis/fea)

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional