Indonesia Ajukan 5 Langkah Lindungi Al Aqsa, Yerusalem, dan Palestina

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri mengenai Yerusalem di Amman, Yordania, Rabu (5/8/2026). Foto: Kemlu RI

Pemerintah Indonesia mengusulkan lima langkah konkret untuk melindungi Masjid Al Aqsa, Yerusalem, dan mendukung kemerdekaan Palestina dalam Pertemuan Tingkat Menteri mengenai Yerusalem di Amman, Yordania, Rabu (5/8).

Dikutip dari keterangan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pada Kamis (6/8), Indonesia juga mengecam kekerasan penduduk Israel dan pelanggaran norma internasional di wilayah Palestina, termasuk di Yerusalem Timur, kompleks Masjid Al Aqsa, dan Tepi Barat.

Dalam forum tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir alias Tata kembali menegaskan support Indonesia terhadap Hashemite Custodianship, ialah peran Kerajaan Yordania sebagai penjaga tempat-tempat suci di Yerusalem, termasuk kompleks Al Haram Al Sharif nan menaungi Masjid Al Aqsa.

"Indonesia mendorong agar organisasi internasional tidak lagi menggunakan cara-cara lama. Tidak lagi membiarkan pelanggaran Israel, dan tidak lagi menghadapinya secara terpecah. Perpecahan adalah celah nan selalu dimanfaatkan oleh Israel," kata Tata.

Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri mengenai Yerusalem di Amman, Yordania, Rabu (5/8/2026). Foto: Kemlu RI

Indonesia mengusulkan lima langkah, ialah membangun strategi bersama, menegakkan norma internasional dan putusan Mahkamah Internasional, memperluas pengakuan terhadap Palestina, memperkuat perlindungan Masjid Al Aqsa, serta mendukung rekonstruksi Gaza, persatuan nasional Palestina, dan Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).

Tata juga mengingatkan bahwa perjuangan Palestina bukan hanya milik umat Islam.

"Global South bersama kita. Bahkan negara-negara nan selama ini dekat dengan Israel telah menjatuhkan hukuman kepada pemukim penduduk Israel di Tepi Barat," ujar Tata.

Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri mengenai Yerusalem di Amman, Yordania, Rabu (5/8/2026). Foto: Kemlu RI

Pertemuan nan dihadiri perwakilan dari 12 negara dan Liga Arab itu menghasilkan joint statement nan antara lain mendukung penguatan lembaga Palestina di Yerusalem, menolak pemindahan misi diplomatik ke Yerusalem, serta mendorong kampanye internasional untuk menyoroti pelanggaran Israel.

Indonesia menegaskan bakal terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan