Incar Posisi Nomor 1 Dunia, PGE Targetkan Kapasitas Panas Bumi 1,8 GW pada 2034

Sedang Trending 46 menit yang lalu
Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong nan dioperasikan Pertamina Geothermal Energi (PGE). Foto: Dok. Website PLN

​PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memasang sasaran signifikan untuk menggenjot kapabilitas terpasang panas bumi hingga mencapai 1,8 gigawatt pada tahun 2034 mendatang.

​Direktur Utama PGE, Ahmad Yani, menjelaskan bahwa perusahaan mematok sasaran antara untuk mencapai kapabilitas terpasang sebesar 1 gigawatt pada tahun 2028, sebelum terus diperluas hingga mencapai 1,8 gigawatt pada 2034.

​“Untuk menjadi pemimpin pertama di Indonesia dengan 1 gigawatt installed capacity pada 2028 dan menjadi nomor satu di bumi dengan kapabilitas installed 1,8 GW pada tahun 2034,” ujar Ahmad Yani saat ditemui dalam arena Indonesian Geothermal Convention and Exhibition 2026 di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

​Untuk mengejar sasaran raksasa tersebut, Ahmad mengungkapkan bahwa PGE memerlukan support penuh dari pemerintah, khususnya dalam perihal perbaikan dan penyempurnaan izin nan mengatur sektor pengembangan panas bumi.

​Menurutnya, support kebijakan dari pemerintah sangat krusial mengingat karakter proyek daya panas bumi nan memerlukan siklus investasi panjang, mulai dari tahap eksplorasi sumber daya nan berisiko tinggi hingga fase bangunan pembangkit.

​“Untuk menjadi nomor satu di dunia, kami memerlukan support dari pemerintahan dalam memperbaiki regulasi,” tambahnya.

​Di sisi lain, langkah ekspansi PGE ini telah mendapatkan ruang strategis dari pemerintah. Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, porsi alokasi untuk pengembangan daya panas bumi nasional tercatat mencapai sekitar 5,2 gigawatt.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan