Imbas 7 Kereta Dibatalkan, Anker Curhat Kaki Berjinjit sampai Gak Napak di KRL

Sedang Trending 51 menit yang lalu
Jakarta -

Sebanyak tujuh perjalanan KRL jalur merah (red line) alias lintas Bogor-Jakarta Kota dibatalkan pagi ini. Seorang penumpang, Choirunisa menceritakan pengalamannya berdempet-dempetan saat mengantre masuk KRL pagi tadi.

Choirunisa mengaku tiba di Stasiun Depok Baru pada pukul 06.30 WIB pagi tadi. Saat itu, peron sudah dipenuhi banyak anker (anak kereta) alias penumpang nan menunggu kehadiran KRL.

Ia mengatakan KRL nan tiba di Stasiun Depok sudah padat, sehingga setiap KRL nan datang hanya bisa dinaiki sekitar tiga hingga lima orang saja setiap pintunya. Akhirnya dia sukses menaiki KRL saat kehadiran kereta keenam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biasanya jam separuh 7 itu nggak separah ini sih ramenya, kayak 3 kali lipatnya, lantaran setiap kereta nan datang dari ratusan orang nan tunggu di peron hanya 3-5 orang nan naik per pintu keretanya. Aku baru kedapatan pas kehadiran kereta ke 6," kata Choirunisa, saat dihubungi, Senin (19/10/2026).

Ia menaiki kereta unik wanita pagi tadi. Di dalam gerbong tersebut, ada anker nan kesulitan turun di stasiun lantaran banyaknya penumpang nan tidak bisa bergeser.

"Kalau pas masuknya pasti sih berebutan, tapi tadi di gerbong nan saya naikin ada beberapa nan minta geser mau turun, lantaran bener-bener nggak bisa gerak, jadi pada ketawain aja lantaran kondisinya nan sepadat itu," ujarnya.

Penampakan kepadatan penumpang KRL di Stasiun Depok Baru imbas 7 perjalanan kereta dibatalkanPenampakan kepadatan penumpang KRL di Stasiun Depok Baru imbas 7 perjalanan kereta dibatalkan (Foto: Threads/@choirunisanurr)

Menurutnya kondisi KRL Bogor tadi pagi sangat padat, apalagi melampaui 'pepes'. Sebab, dia mengaku sampai berjinjit dan kakinya kesulitan menapak di dalam kereta.

"Bukan pepes lagi ya, bener-bener nggak napak kakinya. Dari saya datang jam separuh 7, baru naik jam separuh 8 kurang," katanya.

Kepadatan penumpang mulai berkurang saat penumpang turun di Stasiun Pasar Minggu. Ia mengaku sudah lemas saat tiba di instansi lantaran padatnya KRL tersebut.

"Definisi I hate Monday sampe instansi udah lemes duluan perkara banyak cancel agenda KRL red line commuter line. Selain nggak bisa gerak, jari-jari kaki dilatih militer nahan jinjit dari Depok Baru-Tebet," katanya melalui akun Threadsnya @choirunisanurr.

7 Perjalanan KRL Red Line Dibatalkan

Sebelumnya, KAI Commuter menyampaikan tujuh perjalanan kereta rel listrik (KRL) jalur merah (Red Line) alias lintas Bogor dibatalkan pagi ini. Pembatalan dilakukan lantaran kereta tersebut kudu menjalani perawatan sarana.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Sehubungan adanya perawatan pada sarana kereta nan saat ini sedang dalam penanganan petugas terkait, KAI Commuter melakukan penyesuaian pola perjalanan," tulis KAI Commuter dalam akun X miliknya, Senin (19/10/2026).

Sementara itu, perjalanan Commuter Line lainnya tidak terganggu dan melangkah normal. KAI Commuter mengimbau penumpang untuk mengikuti patokan dan pengarahan dari petugas.

Berikut perjalanan KAI Commuter Red Line nan mengalami penyesuaian:

- KA 1157 (Bogor-Jakarta Kota), dengan agenda keberangkatan pukul 04.03 WIB, dibatalkan.
- KA 1124F (Depok-Bogor), dengan agenda keberangkatan pukul 05.33 WIB, dibatalkan.
- KA 1154 (Jakarta Kota-Bogor), dengan agenda keberangkatan pukul 05.36 WIB, dibatalkan.
- KA 1195F (Cilebut-Jakarta Kota), dengan agenda keberangkatan pukul 06.22 WIB, dibatalkan.
- KA 1013A (Bogor-Manggarai), dengan agenda keberangkatan pukul 07.16 WIB, dibatalkan.
- KA 1192F (Jakarta Kota-Depok), dengan agenda keberangkatan pukul 07.48 WIB, dibatalkan.
- KA 1014 (Manggarai-Bogor), dengan agenda keberangkatan pukul 08.37 WIB, dibatalkan.

(yld/imk)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑