Taufik Fajar
, Jurnalis-Senin, 04 Mei 2026 |10:19 WIB

IKN Nusantara (Foto: Okezone)
JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) telah menerima investasi untuk pengembangan proyek komersial di Ibukota baru. Ada dua perusahaan nan resmi berinvestasi pada awal tahun 2026 ini, satu perusahaan asal Korea dan dari perusahaan lokal.
PT Dian Jaya Indonesia, perusahaan real estat nan merupakan anak upaya dari Dian Development Co., Ltd. asal Korea Selatan, berencana mengembangkan proyek apartemen dan hotel di WP KIPP Sub WP 1B, tepatnya di area Pusat Pendidikan (Education Precinct) dengan sub area campuran kepadatan tinggi.
Proyek nan dikerjakan oleh perusahaan induk nan berbasis di Korea ini rencananya mulai dibangun pada triwulan IV tahun 2026 di atas lahan seluas ±33.201 meter persegi dengan perkiraan nilai investasi sebesar Rp1,15 triliun.
Sementara itu, PT Biru Makmur Abadi bakal mengembangkan akomodasi sport center dan restoran di area KIPP 1C. Berlokasi di sekitar kompleks SMA Taruna Nusantara dan Universitas Gunadarma, proyek ini diharapkan dapat mendukung aktivitas area pendidikan sekaligus memperkaya akomodasi publik bagi masyarakat. Pembangunan direncanakan dimulai pada triwulan IV tahun 2026 dengan luas lahan ±16.387 meter persegi dan perkiraan investasi sebesar Rp50 miliar.
Secara keseluruhan, penandatanganan PKS antara Otorita IKN dan keuda perusahaan ini mencatatkan total perkiraan nilai investasi sebesar Rp1,2 triliun, dengan total kontribusi nan bakal dibayarkan mencapai Rp3.923.650.500 (tiga miliar sembilan ratus dua puluh tiga juta enam ratus lima puluh ribu lima ratus rupiah).
"Kehadiran proyek apartemen, hotel, pusat olahraga, dan restoran ini tidak hanya menambah ragam akomodasi perkotaan di IKN, tetapi juga memperkuat ekosistem area agar semakin siap menjadi kota nan hidup, produktif, dan inklusif," ujar Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono dalam keterangan resmi.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·