IHSG Ditutup Menguat ke 6.351 Ikuti Reli Bursa Asia dan Wall Street

Sedang Trending 1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Menguat ke 6.351 Ikuti Reli Bursa Asia dan Wall Street Pengunjung berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta(MI/Usman Iskandar.)

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Rabu (5/8/2026) sore ditutup menguat, sejalan dengan tren positif nan terjadi di bursa saham area Asia. IHSG parkir di area hijau dengan kenaikan sebesar 31,53 poin alias 0,53 persen ke posisi 6.351,61.

Berbanding terbalik dengan indeks referensi utama, golongan 45 saham unggulan alias indeks LQ45 justru mencatatkan koreksi tipis sebesar 1,22 poin alias 0,19 persen ke posisi 633,99.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menjelaskan bahwa penguatan bursa Asia didorong oleh reli di Wall Street semalam, di mana indeks Dow Jones dan S&P 500 sukses mencetak rekor tertinggi baru. Selain itu, keahlian laporan finansial perusahaan nan solid dan penurunan tajam nilai minyak mentah dunia turut menjadi katalis positif.

Investor juga merespons positif berita potensi kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz. "Perkembangan ini dinilai dapat meredakan kekhawatiran terhadap inflasi, serta mengurangi ekspektasi kenaikan suku kembang The Fed dalam waktu dekat," ujar Nico.

Sentimen Domestik dan Sektoral

Dari dalam negeri, pasar merespons positif rilis info Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal II 2026 nan menunjukkan kenaikan signifikan secara kuartalan. Selain itu, perlambatan inflasi pada Juli 2026 dan kepastian izin ekspor komoditas nan mengandung logam tanah jarang (rare earth) seperti nikel dan timah turut menopang kepercayaan investor.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor sukses menguat. Sektor properti memimpin kenaikan sebesar 2,72 persen, disusul sektor peralatan baku (2,17 persen), serta sektor transportasi & logistik (1,59 persen). Sebaliknya, sektor peralatan konsumen non-primer dan sektor teknologi mengalami pelemahan masing-masing sebesar 0,10 persen dan 0,07 persen.

Indikator Pasar Nilai/Posisi
Frekuensi Transaksi 2.316.000 kali
Volume Saham 39,26 miliar lembar
Nilai Transaksi Rp14,91 triliun
Saham Menguat / Melemah 422 naik / 223 turun

Kinerja Bursa Regional

Mayoritas bursa saham di Asia sore ini ditutup di area hijau, selain Straits Times Singapura:

  • Indeks Nikkei (Jepang): Menguat 3,60% ke 66.258,00
  • Indeks Shanghai (Tiongkok): Menguat 1,47% ke 3.878,43
  • Indeks Hang Seng (Hong Kong): Menguat 0,24% ke 25.915,82
  • Indeks Kospi (Korea Selatan): Menguat 3,76% ke 6.598,26
  • Indeks Straits Times (Singapura): Melemah 0,50% ke 5.581,37

Di jejeran top gainers, saham SLIS, CBPE, TRUK, TALF, dan VKTR mencatatkan penguatan terbesar. Sementara itu, saham BACH, MORA, ENZO, PRDL, dan MBTO masuk dalam jejeran top losers pada perdagangan hari ini. (Ant/H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia