IHSG Diperkirakan Kembali Menguat, Intip Saham yang Berpotensi Cuan

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Karyawan mengawasi pergerakan nilai saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Senin (6/9). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat pada level 6.552 pada pembukaan perdagangan Jumat (28/8). Pada Kamis (27/8), IHSG ditutup melonjak sebesar 116,07 poin alias menguat 1,81 persen ke level 6.521,75.

“Secara teknikal, pergerakan IHSG bakal membentuk pola high baru lantaran aspek uptrend. Berdasarkan indikator, MA20&60 telah menunjukkan positive crossover, Stochastics K_D menunjukkan sinyal positif, dan RSI berpotensi membentuk pola golden cross,” kata Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta, dalam keterangannya, Jumat (28/8).

Kata Nafan, dari sisi eksternal penguatan signifikan di bursa saham Wall Street, khususnya indeks Nasdaq nan melonjak lebih dari 1,5 persen akibat terdorong oleh laporan keahlian finansial Nvidia nan luar biasa.

Meskipun laporan finansial sektor teknologi membawa sentimen nan positif, pergerakan pasar secara keseluruhan tetap dibayangi oleh ketidakpastian kebijakan moneter The Fed.

“Indikator inflasi inti (PCE) nan tetap memperkuat di atas sasaran 2 persen serta ketahanan pertumbuhan ekonomi AS membikin spekulasi pengetatan Fed Rate tetap menjadi perhatian para pelaku pasar,” terangnya.

Lebih lanjut, menurut Nafan, pidato perdana Kevin Warsh dalam forum Jackson Hall Symposium menjadi salah satu katalis utama bagi pasar dunia lantaran penanammodal menunggu kejelasan mengenai arah kebijakan moneter The Fed, khususnya di tengah inflasi AS nan tetap menjadi perhatian dan meningkatnya ketidakpastian di pasar obligasi.

Dari sisi domestik, kata dia, kepastian situasi politik dan keamanan dalam negeri pasca-aksi penyampaian pendapat di Gedung DPR RI kemarin (27/8) nan berhujung damai, beserta kejelasan sasaran pengesahan regulasi, memberikan kelegaan bagi para pelaku pasar sehingga memicu tindakan beli di seluruh sektor emiten.

“Selain itu, keputusan DPR nan menargetkan pengesahan UU Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026 turut dipersepsikan positif lantaran memberikan kepastian arah tindak lanjut atas salah satu tuntutan dalam tindakan penyampaian pendapat tersebut,” jelas dia.

Di sisi lain, potensi penyesuaian portofolio menjelang rebalancing MSCI pada 31 Agustus 2026 alias mulai bertindak 1 September 2026 tetap menjadi perhatian.

Dalam penyesuaian kali ini, saham GOTO dan CPIN dikeluarkan dari kategori Global Standard Index, sementara sembilan emiten terdepak dari kategori Small Cap Index, ialah termasuk ARTO, BUKA, ESSA, FILM, HEAL, KPIG, RATU, SMGR, dan TCPI.

Saham-saham nan direkomendasikan Mirae Asset Sekuritas pada Jumat (28/8) meliputi BKSL, DEWA, dan LSIP.

Sementara itu, menurut MNC Sekuritas, IHSG pada Jumat (28/8) diproyeksi bervariasi. Bisa menguat ke level 6.666 dan melemah ke level 6.290-6.394.

“Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c), cermati area koreksi IHSG nan dapat kami perkirakan berada pada rentang 6.290-6.394. Adapun area penguatan IHSG bakal menguji area 6.666,” tulis MNC Sekuritas, dalam keterangannya, Jumat (28/8).

Saham-saham nan direkomendasikan MNC Sekuritas pada Jumat (28/8) meliputi DEWA, ENRG, ICBP, dan PTRO.

***

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan rayuan untuk membeli, menahan, alias menjual suatu produk investasi tertentu.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan