BMKG Catat 9.765 Gempa Susulan Pascagempa M7,7 Flores, 155 Dirasakan Masyarakat

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Binti Mufarida , Jurnalis-Minggu, 30 Agustus 2026 |09:03 WIB

BMKG Catat 9.765 Gempa Susulan Pascagempa M7,7 Flores, 155 Dirasakan Masyarakat

Gempa susulan tetap terus berjalan di Flores.

JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 9.765 gempa susulan mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa utama bermagnitudo M7,7. Jumlah tersebut merupakan akumulasi hasil pemantauan BMKG hingga Minggu (30/8/2026) pukul 05.00 WIB.

Dari total gempa susulan tersebut, kekuatan gempa bervariasi mulai dari nan terkecil M1,0 hingga nan terbesar mencapai M6,2. BMKG mencatat 35 gempa di antaranya mempunyai magnitudo di atas M5,0, dan sebanyak 155 gempa susulan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, sebelumnya menyampaikan bahwa rangkaian gempa susulan diperkirakan tetap bakal berjalan selama tiga hingga empat minggu ke depan.

"Aktivitas gempa susulan pada beberapa hari pertama tetap relatif tinggi dan belum menunjukkan pola peluruhan nan signifikan. Jumlah gempa per 24 jam tercatat 704 kejadian pada hari pertama, meningkat menjadi 746 pada hari kedua, kemudian berkisar 668, 649, dan 627 kejadian pada hari ketiga hingga kelima, namun naik lagi menjadi 802 kejadian pada hari keenam," kata Wijayanto.

Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, sejumlah gempa susulan memicu guncangan signifikan dengan skala intensitas IV–VI MMI nan dirasakan kuat oleh penduduk setempat.

Guncangan kuat di antaranya terjadi pada 19 Agustus 2026 pukul 23.17 WIB berkekuatan M5,6, disusul gempa M5,8 pada 20 Agustus 2026 pukul 05.45 WIB, serta gempa signifikan M5,8 pada hari nan sama pukul 09.47 WIB.

Guncangan beruntun tersebut memicu kerusakan susulan pada sejumlah struktur gedung dan jembatan nan terdampak, sekaligus memicu tanah longsor di beberapa titik.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com