Rohman Wibowo
, Jurnalis-Jum'at, 19 Juni 2026 |07:44 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan (Foto: Okezone)
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi perdagangan akhir pekan hari ini, Jumat (19/6/2026), diproyeksikan bakal dibayangi oleh sentimen positif. Hal ini menyusul keputusan lembaga pemeringkat indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI), nan resmi mempertahankan posisi Indonesia dalam golongan pasar berkembang alias Emerging Market.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana menekankan keputusan MSCI ini memberikan kelegaan besar bagi pelaku pasar nan sempat cemas bakal terjadi arus keluar modal asing secara masif.
Bertahannya posisi Indonesia di kelas pasar berkembang ini diyakini bakal menjaga stabilitas transaksi harian bursa domestik.
"Secara teknikal, sentimen MSCI berpotensi mendorong IHSG bergerak menguat dalam perdagangan akhir pekan dan menguji area resistensi di kisaran 6.377. Apabila level tersebut bisa ditembus dengan support volume nan kuat, kesempatan penguatan lanjutan bakal semakin terbuka," kata Hendra kepada iNews Media Group, Jumat (19/6/2026)..
Status pasar berkembang mempunyai nilai strategis lantaran menempatkan pasar saham Indonesia tetap berada dalam bidikan penanammodal lembaga global. Berbagai biaya kelolaan internasional nan menjadikan indeks MSCI Emerging Markets sebagai kompas penempatan dana, sehingga mereka tidak perlu menarik investasinya dari bursa domestik.
Dengan demikian pula, Hendra menitiberatkan soal akibat guncangan dahsyat akibat perubahan pengelompokkan bursa dapat diminimalkan dengan baik.
"Area 6.074 menjadi level support krusial nan perlu dijaga untuk mempertahankan momentum pemulihan pasar," kata dia.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·