I.League: Ruang VAR Kosong saat Review on Field, Terjadi Eror di Penayangan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Petugas memeriksa monitor Video Assistant Referee (VAR) di lapangan sebelum pertandingan final Elite Pro Academy (EPA) U-20 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/3/2024). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO

I.League memberikan penjelasan mengenai beredarnya potongan tayangan siaran nan menampilkan ruang VAR (Video Assistant Referee) kosong pada pertandingan Persiba Balikpapan melawan PSS Sleman di Stadion Batakan, Balikpapan.

I.League menegaskan bahwa operasional VAR pada pertandingan tersebut melangkah sesuai prosedur dan tidak mengalami hambatan dalam proses pengambilan keputusan.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa seluruh perangkat dan personel VAR, termasuk VAR, AVAR, dan Replay Operator (RO), berada di posisi masing-masing selama pertandingan berlangsung. Namun demikian, terdapat hambatan teknis pada sistem siaran nan menyebabkan tampilan gambar real-time tidak sesuai dengan kondisi aktual.

“I.League memastikan bahwa seluruh proses VAR melangkah sesuai standar dan protokol nan berlaku. Tidak ada hambatan dalam operasional pengambilan keputusan di lapangan,” ujar Direktur Utama I.League, Ferry Paulus.

“Terkait tayangan nan beredar, kami mengidentifikasi adanya system error pada sisi penayangan sehingga visual nan muncul tidak merepresentasikan kondisi real-time di ruang VAR,” lanjutnya.

Petugas memeriksa monitor ruangan Video Assistant Referee (VAR) sebelum pertandingan final Elite Pro Academy (EPA) U-20 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/3/2024). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO

Ferry menambahkan bahwa setiap proses on-field review oleh wasit tetap melalui koordinasi penuh dengan tim VAR di ruang kontrol. Sistem komunikasi dan alur kerja melangkah normal sebagaimana nan telah ditetapkan dalam izin kompetisi.

“I.League berkomitmen menjaga integritas kejuaraan dan memastikan penggunaan teknologi VAR dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tutupnya.

I.League mengimbau seluruh pihak untuk tidak menarik konklusi berasas potongan tayangan nan tidak utuh, serta tetap merujuk pada info resmi nan disampaikan oleh operator kompetisi.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan