Hyundai Pesimistis Saingi Dominasi EV China, Ford Siapkan Strategi Berani

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Hyundai Pesimistis Saingi Dominasi EV China, Ford Siapkan Strategi Berani

Hyundai Pesimistis Saingi Dominasi EV China, Ford Siapkan Strategi Berani (Ilustrasi/Freepik)

JAKARTA - Hyundai merespons ketatnya persaingan mobil listrik secara global, nan sekarang didominasi produsen China. Bahkan, susah untuk menyaingi mobil listrik China jika tak ada subsidi.

Sementara Ford menyiapkan strategi baru nan berani. Ford membongkar salah satu jalur perakitan di tengah malam. 

Melansir Carscoops, Kamis (7/5/2026), jika pekerjaan nan mereka lakukan sekarang bakal memungkinkannya untuk tidak hanya mengalahkan produsen mobil domestik di AS, tetapi juga bersaing melawan China di seluruh bumi dengan mobil listrik nan murah tapi tangguh.

Proyek nan dinamakan skunk works ini telah berjalan cukup lama. Proyek ini dipimpin mantan tenaga kerja Tesla dan Apple. Proyek ini mengembangkan pikap EV seharga USD30 ribu (sekitar Rp512 juta). 

Model tersebut mempunyai jarak tempuh sekitar 300 mil dan mempunyai performa seperti Mustang. Model jenis ini tak banyak di AS, tapi berkembang di China. 

CEO Ford, Jim Farley, telah menguji mobil-mobil buatan China dalam kehidupan sehari-harinya. Ia juga telah menyaksikan langsung miliaran dolar nan telah dihabiskan mereknya untuk membangun platform EV sendiri. 

Menurut Wall Street Journal, perihal itu mencakup terlalu banyak komponen, terlalu banyak kompleksitas, dan proses antik nan tidak cocok untuk pasar EV. Jadi, tim tersebut memangkas semua nan bisa dipangkas.

Proses manufaktur itu dirombak total. Alih-alih perakitan langkah demi langkah tradisional, Ford beranjak ke sistem modular dengan bagian coran besar dan lebih sedikit titik kontak. 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com