Satu unit mobil listrik Hyundai IONIQ 6 mengalami kejadian kebakaran di area Jalan Letjen S. Parman, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat (11/9) pagi. Untuk menaklukkan api sedan listrik tersebut, petugas memadamkannya menggunakan metode unik fire blanket.
Kasie Ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, menjelaskan bahwa penanganan kebakaran kendaraan listrik memerlukan perlakuan ekstra dibanding mobil konvensional.
"(Pemadaman) hanya air aja dan ditutup fire blanket, kemudian disemprot air," ujar Syaiful kepada kumparan saat dikonfirmasi, Jumat (11/9).
Berdasarkan info laporan Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, laporan kejadian pertama kali diterima melalui jasa Jakarta Siaga 112 pada pukul 05.04 WIB. Sebanyak 3 unit armada (terdiri dari 1 unit Light Fire Truck Pos Jati Pulo dan 2 unit High Pressure/Rescue Truck Sudin) beserta 15 personel langsung dikerahkan ke letak kejadian.
Petugas tiba di letak pada pukul 05.17 WIB dan langsung melakukan lokalisasi api dua menit kemudian. Proses pendinginan dilakukan hingga seluruh operasi dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 06.18 WIB, artinya hanya butuh waktu sekitar 1 jam untuk menjinakkan api.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa nan merusak area seluas 4,6 meter persegi tersebut. Satu orang pengemudi di dalam mobil dipastikan selamat.
Respons Hyundai Indonesia
Menanggapi kejadian nan menimpa salah satu produk kendaraan listriknya, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyampaikan keprihatinannya dan menyatakan telah mengambil langkah investigasi.
Head of Public Relations & Brand Interactive PT HMID, Rouli Sijabat, mengapresiasi kecepatan petugas pemadam kebakaran dalam menangani api di lapangan.
"Hyundai Motors Indonesia turut prihatin atas kejadian nan terjadi pada kendaraan pelanggan. Kami juga mengapresiasi respons sigap abdi negara dan pihak mengenai dalam menangani situasi tersebut," kata Rouli kepada kumparan, Jumat (11/9).
Rouli menambahkan, pabrikan diakuinya sedang menerjunkan tim untuk berkoordinasi dengan pemilik kendaraan dan pihak berkuasa guna mencari tahu penyebab pasti kebakaran.
"Saat ini, tim Hyundai telah berkoordinasi dengan pengguna serta pihak terkait, dan bakal melakukan investigasi lebih lanjut untuk memahami kronologi kejadian tersebut. Kami berkomitmen untuk menangani situasi ini sesuai dengan prosedur nan berlaku, lantaran keselamatan dan keamanan pengguna selalu menjadi prioritas utama bagi Hyundai," pungkasnya.
Hingga saat ini, dugaan awal penyebab terbakarnya Hyundai IONIQ 6 tersebut tetap belum disimpulkan dan menunggu hasil pemeriksaan teknis lebih lanjut.
55 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·