Ilustrasi(Dok Istimewa)
KETUA Umum Ikatan Alumni SMA Negeri 37 Jakarta (IKASMAN 37) Komjen Pol (Purn) Boy Rafli Amar mengatakan, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bisa menjadi momentum untuk kembali merefleksikan perjuangan para pahlawan dalam membebaskan bangsa dari penjajahan.
Hal itu disampaikan Boy saat melepas aktivitas Touring Kemerdekaan RI nan digelar IKASMAN 37 menuju area Cisarua, Jawa Barat.
“Alhamdulillah pada hari ini kita organisasi alumni SMA Negeri 37 Jakarta alias IKASMAN 37, insya Allah merealisasikan rencana kita, khususnya salah satu program ialah Touring Kemerdekaan RI dalam rangka menyambut kemerdekaan Republik Indonesia ke-81,” kata Boy, Sabtu (15/8/2026).
Menurut Boy, Touring Kemerdekaan merupakan bagian dari rangkaian aktivitas IKASMAN 37 untuk menyemarakkan peringatan kemerdekaan. Sebelumnya, para alumni juga telah menggelar Konser Harmoni untuk Negeri nan turut dikaitkan dengan momentum HUT RI. Ia menjelaskan, aktivitas touring tersebut memang dikemas sebagai outing sekaligus sarana untuk mempererat kebersamaan dan memberikan kesempatan kepada para alumni untuk melepas penat.
Namun, dia menegaskan bahwa aktivitas itu tidak sekadar menjadi agenda rekreasi. Menurut dia, peringatan kemerdekaan perlu terus dimaknai sebagai pengingat atas perjalanan bangsa Indonesia dalam membebaskan diri dari kolonialisme dan penjajahan.
“Yang tidak boleh kita lupakan adalah bahwa kita sedang melaksanakan seremoni hari kemerdekaan nan sangat penting. Hari kemerdekaan adalah hari pembebasan bangsa Indonesia dari kolonialisme dan penjajahan,” ujar Boy.
Ia mengatakan, kemerdekaan juga membawa cita-cita bagi terciptanya kehidupan nan lebih baik dan sejahtera bagi masyarakat Indonesia. Karena itu, aktivitas touring menjadi salah satu langkah para alumni mengekspresikan rasa syukur sekaligus menjaga ingatan terhadap perjuangan generasi terdahulu.
“Sebagai rasa syukur, hari ini kita ekspresikan dengan touring bersama. Semoga aktivitas ini menjadi bagian dari upaya mengingat perjuangan para leluhur kita di masa lalu, ketika mereka melakukan aktivitas dari satu tempat ke tempat lain dalam menghadapi masa-masa susah penjajahan,” katanya.
Rombongan IKASMAN 37 bertolak menuju Cisarua, Jawa Barat, dengan titik pemberhentian nan dipilih secara unik di Kilometer 81. Boy mengatakan, pemilihan nomor tersebut sengaja disesuaikan dengan peringatan 81 tahun kemerdekaan Indonesia.
“Untuk titik pemberhentiannya di Kilometer 81, dan ini berangkaian dengan hari kemerdekaan. Di sana ada sebuah tempat nan memang kita persiapkan untuk berkumpul berbareng dan tentunya kelak ada acara-acara lainnya,” ujar Boy.
Boy menuturkan, aktivitas touring sebenarnya bukan perihal baru bagi IKASMAN 37. Para alumni sebelumnya telah beberapa kali melakukan perjalanan bersama. Namun, tahun ini menjadi kali pertama aktivitas touring tersebut secara unik dikaitkan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kalau aktivitas touring sudah beberapa kali. Hanya, untuk dikaitkan dengan kemerdekaan Republik Indonesia, ini nan pertama. Touring kita sementara ini sudah kurang lebih lima sampai enam kali secara kolektif nan diselenggarakan IKASMAN 37,” kata dia.
Anggota IKASMAN 37 sekaligus pengamat politik Hendri Satrio mengatakan, aktivitas berbareng seperti touring krusial untuk menjaga ikatan antarsesama alumni. Menurut Hensa, sapaan akrabnya, semangat nan dibangun IKASMAN 37 juga diharapkan dapat menginspirasi ikatan alumni sekolah lain untuk turut menghidupkan suasana peringatan kemerdekaan.
“Yang paling krusial adalah kebersamaan. IKASMAN 37 juga menginginkan IKASMAN SMA lain bisa mencontoh apa nan kami lakukan agar gelora kemerdekaan kita betul-betul dirasakan hingga ke tulang rusuk,” ujar Hensa. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·