Honda Umumkan Kerugian untuk Pertama Kalinya sejak 1957, Imbas Proyek EV

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Honda Umumkan Kerugian untuk Pertama Kalinya sejak 1957, Imbas Proyek EV

Honda Umumkan Kerugian untuk Pertama Kalinya sejak 1957, Imbas Proyek EV (Dok Honda)

TOKYO - Untuk pertama kalinya dalam nyaris 70 tahun, produsen otomotif asal Jepang yakno Honda Motor membukukan kerugian tahunan. Kerugian dipicu biaya untuk merestrukturisasi upaya kendaraan listrik (EV) sebesar lebih dari USD9 miliar. 

1. Rugi Perdana sejak 1957

Melansir Reuters, Sabtu (16/5/2026), laporan finansial terburuk sejak Honda terdaftar di bursa saham pada tahun 1957 menggarisbawahi sungguh berisikonya taruhan garang pada kendaraan listrik bagi produsen mobil tradisional ketika menghadapi permintaan nan lebih lemah dari nan diharapkan.

CEO Honda Motor, Toshihiro Mibe, pada Kamis mengatakan, Honda membatalkan targetnya untuk menjadikan kendaraan listrik (EV) sebagai seperlima dari penjualan mobil barunya pada tahun 2030. Honda juga mengalihkan sasaran peralihan penuh ke penjualan kendaraan listrik alias sel bahan bakar pada 2040.

Mibe mengatakan Honda juga bakal menangguhkan proyek EV Kanada tanpa pemisah waktu. Proyek ini adalah rencana investasi senilai USD11 miliar untuk memproduksi EV dan baterai nan bakal menjadi investasi terbesar Honda di Kanada.

Honda melaporkan kerugian operasional mencapai 414,3 miliar yen (USD2,63 miliar) untuk tahun fiskal Maret 2026.

Honda mencatat total kerugian mengenai EV sebesar 1,45 triliun yen untuk tahun fiskal nan berhujung Maret dan memperkirakan menghadapi biaya tambahan sebesar 500 miliar yen untuk tahun nan baru saja dimulai. 

Angka tersebut dibandingkan dengan biaya penurunan nilai aset kendaraan listrik (EV) hingga 2,5 triliun yen nan diperkirakan Honda pada bulan Maret.

Produsen mobil terbesar kedua di Jepang itu tetap mengharapkan untuk kembali meraih untung tahun ini. Honda dengan memperkirakan untung sebesar 500 miliar yen dari langkah-langkah pengurangan biaya dan upaya sepeda motornya nan menguntungkan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com