Cikal Bintang
, Jurnalis-Jum'at, 13 Maret 2026 |20:23 WIB

Ganda Putri Indonesia, Lanny Tria Mayasarai/Apriyani Rahayu. (Foto: PBSI)
RUICHANG – Pasukan bulu tangkis Indonesia sukses mengamankan tiga tempat di babak semifinal Ruichang China Masters 2026. Dari enam wakil nan berkompetisi di perempatfinal, duet senior Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari menjadi salah satu tumpuan nan sukses menjaga asa juara di turnamen level Super 100 tersebut.
Rangkaian pertandingan babak delapan besar nan digelar di Ruichang pada Jumat (13/3/2026) sore WIB, menyajikan perjuangan sengit para punggawa Merah Putih. Meski beberapa wakil kudu terhenti, keberhasilan tiga sektor lainnya membuktikan ketangguhan mental atlet Indonesia di markas lawan.
Salah satunya adalah Apriyani/Lanny nan menyandang status favorit di turnamen ini. Pada laga perempat final, mereka tampil sangat dominan saat berhadapan dengan wakil Taiwan, Hsieh Mi Yen/Yu Chien Hui.
Apriyani/Lanny menunjukkan kelasnya dengan kemenangan dua gim langsung lewat skor 21-9 dan 21-17. Di babak semifinal besok, pasangan unggulan ketujuh ini sudah ditunggu oleh wakil tuan rumah, Liao Li Xi/Shen Shi Yao.
1. Kejutan Dhinda dan Dominasi Bagas Shujiwo
Hasil manis juga diraih oleh tunggal putri masa depan Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. Secara mengejutkan, Dhinda bisa memulangkan unggulan pertama asal Taiwan, Tung Ciou-Tong, melalui permainan taktis nan berhujung dengan skor 21-10 dan 22-20.
Kemenangan impresif lainnya datang dari sektor tunggal putra melalui Prahdiska Bagas Shujiwo. Sang unggulan utama tersebut tampil tanpa celah saat mengandaskan perlawanan wakil Korea Selatan, Choi Ji Hoon, dengan skor meyakinkan 21-14 dan 21-11.
Bagas Shujiwo. (Foto: PBSI)
Menariknya, langkah Bagas di turnamen ini terasa lebih ringan lantaran dia sudah dipastikan melenggang ke babak final. Hal ini terjadi setelah calon lawannya di semifinal, Park Sang Yong dari Korea Selatan, memutuskan untuk mengundurkan diri (walkover).
Pada babak semifinal nanti, Dhinda bakal menghadapi ujian berat melawan wakil China, Xu Wen Jing. Perjuangan Dhinda diharapkan bisa mengikuti jejak Bagas nan sudah lebih dulu mengamankan posisi di partai puncak.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·